in

Lazizma Salurkan Zakat Sebesar Rp 155 Juta

Penyerahan Zakat Fitrah Lazizma Masjid Agung Jawa Tengah, Minggu (9/5/2021).

 

HALO SEMARANG – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh Masjid Agung Jawa Tengah (Lazisma) menyalurkan zakat mal sebesar Rp 155 juta dan beras sebanyak dua ton.

Penyaluran diberikan kepada pengurus dan jamaah musala, organisasi kemasyarakatan, masyarakat binaan, dan termasuk kategori mustahik (penerima zakat).

Ketua Lazisma, Wahab Zaenuri mengatakan, zakat yang disalurkan bukan hanya bersifat konsumtif namun juga produktif. Dana yang diberikan mustahik diarahkan untuk menjadi modal usaha.

“Dari penerima zakat ada beberapa yang kami bina untuk dikelola menjadi modal usaha,” kata Wahab usai penyerahan zakat Lazisma di Masjid Agung Jawa Tengah, Minggu (9/5/2021).

Wahab mengemukakan, manfaat zakat semakin luas dengan pendistribusian yang dilakukan secara produktif.

Penyaluran zakat bukan hanya sebatas diterima, tetapi dikelola sehingga dapat menjadikan dari mustahik menjadi muzaki (pemberi zakat).

“Kami dampingi, mengevaluasi juga. Agar dana zakat ini produktif dan mustahik ini bisa jadi muzaki,” ujarnya.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Bidang Ketakmiran MAJT, Drs. KH Ahmad Hadlor Ihsan mengatakan, zakat baik mal atau fitrah merupakan rukun islam yang harus dilakukan.

Namun di sisi lain, lembaga zakat diminta dapat mengelola secara profesional, akuntabel dan terpercaya.

“Jika dikelola secara baik, zakat akan semakin bermanfaat dan masyarakat semakin cinta untuk berzakat,” imbuh Pengasuh Pondok Pesantren Al Ishlah Mangkang tersebut.

Lebih lanjut kata Hadlor, dirinya menilai zakat merupakan sebagian kecil dari harta yang dimiliki. Maka ketika berzakat dirinya meminta untuk lebih melihat harta yang dimiliki, bukan besar nominal zakat.

“Zakat merupakan sedikit dari yang dimiliki. Jangan lihat apa yang kita keluarkan untuk berzakat, tapi lihatlah apa yang masih kita dapatkan,” katanya.(HS)

Share This

Pantai Cahaya Tetap Buka Dengan Kedepankan Prokes Ketat

Akhir Pekan, Milenial Saksikan Film Omnibus Resah Karya Sineas Kota Semarang