in

LazisNU dan Anggota DPRD, Salurkan Bantuan Kepada Warga Trompo Kendal

Penyaluran bantuan LazisNU Kecamatan Kendal kepada keluarga penerima manfaat, Tiyo, Warga Kelurahan Trompo, Rabu (25/8/2021).

 

HALO KENDAL – NU-Care LAZISNU atau Lembaga Amil Zakat dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazis-NU) Kecamatan Kendal menyalurkan bantuan sembako bagi warga Kelurahan Trompo, Kecamatan Kota Kendal, Rabu (25/8/2021).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kendal yang juga Kader Ansor, Dian Alfat Muhammad, Sekretaris PAC LazisNU Kecamatan Kendal, Nur Rokhman dan PR LazisNU Keluarahan Trompo.

Dian Alfat mengatakan, bantuan yang diberikan ini adalah bagian pentasyarufan program dhuafa dari LazisNU Kecamatan Kendal.

“Penerima manfaat adalah bapak Tiyo, warga Kelurahan Trompo. Karena yang bersangkutan termasuk dalam kategori dhuafa dan kita sedikit membantu meringankan beban ekonominya,” jelasnya kepada halosemarang.id, Rabu (25/8/2021).

Sekretaris PAC LazisNU Kecamatan Kendal, Nur Rokhman menuturkan, aksi sosial ini dilaksanakan pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dimana banyak warga yang terdampak secara ekonomi.

“Adapun bantuan yang kami salurkan, selain sembako juga ada uang tunai. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban ekonomi bapak Tiyo,” ungkapnya.

Nur merasa bersyukur, lembaganya bisa mengambil peran dalam meringankan warga yang terdampak ekonomi di masa pandemi ini.

“Paket sembako ini merupakan titipan para donatur NU Care-LazisNU Kendal yang wajib kami salurkan kepada para penerima manfaat atau yang berhak,” imbuhnya.

Sementara itu, warga yang menerima bantuan, Tiyo mengucapkan terima kasih kepada LazisNU Kecamatan Kendal dan para donatur NU Care-LazisNU yang telah menyisihkan rezekinya di jalan Allah.

“Semoga sedekah atau donasinya diterima Allah sebagai amal saleh, sehat, panjang umur, keluarganya baik dan usahanya sukses serta berkah selalu, aamiin,” ungkap Tiyo.(HS)

Share This

Harus Dipahami, Jual Rokok Tingwe Dapat Dikenakan Cukai

DJP Jateng I: “Pajak Bertutur”, Ajak Pelajar Lebih Dekat Pajak dan Bangga Pajak