Layani Rute Kawasan Ekonomi Khusus KIK, BRT Trans Jateng Diresmikan

Bupati Kendal, Mirna Annisa meresmikan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng rute Semarang (Mangkang) – Kendal, Kamis (15/10/2020).

 

HALO KENDAL – Kawasan Industri Kendal (KIK) yang pengembangan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), mendapatkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng, dalam rangka memperluas rute Semarang (Mangkang) – Kendal.

Acara peresmian dihadiri Bupati Kendal, Mirna Annisa, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Satriyo Hidayat, dan Direktur berserta Manajemen KIK, serta OPD Kabupaten Kendal dan tamu undangan, Kamis (15/10/2020).

Bupati Kendal, Mirna Annisa dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang sudah memfasilitasi transportasi kepada warga Kabupaten Kendal, khususnya yang menuju KIK.

“Ini terakhir yang bisa saya minta kepada Pak Satrio selaku perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk pengadaan layanan transportasi di Kabupaten Kendal,” ungkap Bupati.

Mirna berharap, dengan adanya pembukaan rute ini, bermanfaat bagi masyarakat khususnya para pelajar dan pekerja yang akan menuju ke KIK.

“Semoga BRT Trans Jeteng bermanfaat dan bisa memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Kendal yang saya cintai,” imbuh Bupati.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Satriyo Hidayat menjelaskan, BRT Trans Jateng ini di samping sifatnya komuter, juga melayani jalur menuju ke kawasan industri.

Dikatakan, untuk tarif BRT Trans Jateng ini sangat terjangkau, yakni, untuk umum Rp 4.000, sedangkan pelajar atau mahasiswa dan pekerja Rp 2.000.

“BRT adalah transportasi yang bersubsidi, sehingga biayanya lebih terjangkau. Dengan kehadiran BRT, semoga bisa membantu para pekerja di kawasan industri ini,” ujarnya.

Satriyo juga menjelaskan, di Kabupaten Kendal total ada 16 armada. Sebanyak 14 armada melayani rute yang sudah ada, yakni Semarang-Kendal, dan penambahan dua lagi untuk melayani jalur ke kawasan industri.

“Untuk pelayanan di KIK sementara ini waktu kita bagi, yakni dua rit pagi dan dua rit siang. Kemudian akan kami evaluasi dan kordinasikan dengan KIK, jika nantinya akan membutuhkan penambahan,” pungkasnya.(HS-01)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.