in

Layani Penukaran Uang Kecil, BI Disarankan Jalin Kerja Sama dengan Retail

Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad. (Foto : dpr.go.id)

 

HALO SEMARANG – Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad mengusulkan agar Bank Indonesia menjalin kerja sama, dengan layanan publik, serta toko retail, untuk penukaran uang pecahan kecil yang biasa dilakukan masyarakat saat menjelang hari raya.

Menurutnya, pemanfaatan jaringan toko retail dapat dilakukan lantaran sebarannya yang terdapat di hampir semua kota dan kabupaten di Indonesia.

“Kalau bisa Bank Indonesia juga bekerja sama dengan layanan-layanan publik lainnya, misalnya SPBU, misalnya layanan retail yang hampir di setiap kabupaten/kota layanan retail itu ada,” kata politikus yang akrab disapa Samad ini, setelah menghadiri Diskusi Dialektika Demokrasi, bertajuk “Peran DPR Pastikan Mudik Aman, Silaturahmi Nyaman” di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta barfu-baru ini.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra ini, mendorong Bank indonesia agar proaktif melakukan terobosan dalam penukaran uang layak edar pecahan kecil dalam rangka Idulfitri 2024.

Terlebih, menurutnya animo masyarakat untuk melakukan mudik lebaran akan melonjak seiring tidak ada lagi pembatasan perjalanan akibat Covid-19 seperti beberapa tahun lalu.

Animo masyarakat untuk melakukan mudik lebaran akan melonjak seiring tidak ada lagi pembatasan perjalanan akibat Covid-19 seperti beberapa tahun lalu.

Legislator Dapil DKI Jakarta III ini juga mengimbau BI agar menyiapkan layanan berjalan yang bisa berpindah lokasi menghampiri masyarakat.

Ia berharap BI dapat menambah armada layanan berjalannya serta menambah persediaan uang kecil layak edar yang akan didistribusikan.

“Saya mengimbau Bank Indonesia menyiapkan layanan mobile yang bisa move dari satu lokasi ke lokasi lain khususnya di pusat-pusat keramaian untuk penukaran uang kecil. Armadanya (memang) ada, cuma masih terbatas kalau bisa ditambah. Penyediaan volume persediaannya juga harus disiapkan lebih besar. Kenapa? karena ini animo masyarakat mudik tanpa Covid ini cukup besar,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Samad juga berpesan kepada masyarakat agar melakukan penukaran uang pada tempat-tempat resmi yang telah disediakan.

Hal ini menghindari beban biaya atau pemotongan nilai penukaran yang dilakukan oleh pihak-pihak yang membuka jasa penukaran tak resmi.

“Penting sekali kita imbau kepada masyarakat, menukar uang di tempat yang disediakan secara resmi oleh pihak bank Indonesia atau perbankan lainnya supaya tidak menambahkan nilai penukaran. Caranya gimana? Kunjungi website atau media sosial Bank Indonesia karena di sana sudah ada informasi lokasi-lokasi tempat penukaran uang untuk masyarakat tidak perlu berbayar,” tutupnya.

Sementara itu dari berbagai sumber, BI telah menyiapkan Rp 197,6 triliun uang layak edar untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang rupiah pada masa Ramadan dan Idulfitri 2024.

Penukaran uang yang dilakukan Bank Indonesia (BI) bersama perbankan rencananya dilakukan pada 4.264 titik dan digelar sejak 15 Maret 2024 hingga 7 April 2024.

Bank Indonesia telah melakukan beberapa peningkatan pelayanan dalam agenda penukaran uang baru tahun ini.

Antara lain penambahan jumlah paket penukaran menjadi maksimal Rp4 juta, dari yang sebelumnya hanya Rp3,8 juta.

Ada pula modernisasi armada kas keliling serta penambahan fitur digitalisasi penukaran melalui QR code pada aplikasi PINTAR.

Untuk melakukan pendaftaran dan pengecekan lokasi serta jadwal penukaran uang layak edar pada momen Lebaran 2024, masyarakat juga dapat langsung mengakses https://pintar.bi.go.id/. (HS-08)

Kunjungi Surakarta, Legislator Ini Apresiasi Pemkot Majukan Budaya lewat Revitalisasi Kota

Ribuan Keluarga Terdampak Gempa Bawean – Tuban