Lawan Persebaya, Laga Penentuan PS Sleman Menuju 8 Besar

Bek PS Sleman Mario Maslac (Dok/PS Sleman).

 

HALO SPORT – Harapan PS Sleman lolos ke 8 besar Piala Menpora 2021 masih terbuka. Syaratnya? Hanya satu, yaitu mengalahkan Persebaya Surabaya dalam duel terakhir Grup C di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (7/4/2021).

Persaingan di grup tersebut memang ketat. Tidak hanya PSS tetapi juga Madura United, Persela Lamongan, dan Persik Kediri yang memiliki peluang meraih tiket ke 8 besar mendampingi Persebaya.

Ya, Persebaya sudah memastikan lolos karena mengantongi poin tujuh. Kini, mereka bertengger di puncak klasemen. Laga terakhir Bajul Ijo pun sudah tidak berpengaruh lagi.

Bila kalah, Persebaya memang turun posisi dan mengakhiri penyisihan grup dengan menjadi runner-up. Sebaliknya PSS tampil sebagai juara grup karena unggul head-to-head dengan Persebaya.

Namun bila PSS kalah, maka Madura United yang menduduki peringkat dua berpeluang lolos mendampingi Persebaya.

Hanya posisi mereka memang belum aman. Persela dan Persik akan bertemu untuk saling jegal demi memperebutkan tiket ke 8 besar.

Ini yang menjadikan perebutan tiket terakhir ke 8 besar masih ketat. Ada empat tim yang memiliki harapan lolos.

Bek PSS Mario Maslac mengakui persaingan ketat di grup tersebut menjadikan Laskar Super Elang Jawa harus bertarung habis-habisan saat melawan Persebaya. Menurut dia laga penentuan ini harus dimenangkan demi memenuhi target.

“Kami sepenuhnya fokus pada pertandingan melawan Persebaya. Kami tahu apa yang harus dilakukan. Jadi, saya berharap PSS akan keluar sebagai pemenang,” kata Maslac.

Maslac merupakan pemain anyar PSS yang diharapkan memperkuat sektor pertahanan tim. Pemain asal Serbia ini juga baru pertama kali bermain di Indonesia.

Meski demikian, dirinya sudah cukup familiar dengan tim karena ditangani pelatih Dejan Antonic yang juga berasal dari Serbia. Ini yang memudahkan dia memahami arahan dari sang pelatih.

“Saya memang belum pernah bekerja sama dia. Sebelumnya, saya lebih banyak bermain di Eropa. Sedangkan dia bermain dan melatih di Asia dan saya di Eropa,” ujar Maslac lagi.

“Tetapi saya tahu coach Dejan sosok yang berdedikasi kepada tim. Dia pelatih bagus untuk pemain muda di tim ini,” ucapnya.

Performa PSS sendiri secara pelahan kian menanjak. Setelah menelan kekalahan 2-1 dari Madura United, mereka bermain imbang 0-0 melawan Persela. Di laga terakhir, Bagus Nirwanto dkk mengalahkan Persik Kediri 1-0.

Kemenangan atas juara Liga 2 ini yang membuka harapan PSS lolos ke 8 besar.

“Kami sudah memperbaiki performa tim sedikit demi sedikit. Namun penampilan tim masih jauh dari harapan dan harus terus diperbaiki,” tutur Dejan.

Meski menunjukkan performa yang kian menanjak, pelatih Dejan dihadapkan dengan problem tak mudah.

Tim baru mencetak dua gol. Ini menunjukkan produktivitas gol tim kurang bagus. Bahkan torehan gol PSS kalah dengan Persik yang menduduki dasar klasemen.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.