in

Lawan Covid-19, Polres Banjarnegara Gelar Operasi Yustisi dan Vaksinasi

Personel Polres Banjarnegara membagikan masker kepada warga, dalam operasi yustisi di wilayahnya. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO BANJARNEGARA – Polres Banjarnegara bersama TNI Kodim 0704/ Banjarnegara dan Satpol PP Kabupaten Banjarnegara, menggelar Operasi Yustisi dalam rangka pelaksanaan Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Kota Banjanegara.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto SIK MH, melalui Kabag Ops Kompol Prijo Djatmiko SH, mengatakan operasi yustisi dilakukan untuk mendukung PPKM Level 2 guna, memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Banjarnegara.

“Operasi yustisi dilakukan dengan sasaran Pasar Induk, Alun Alun Banjarnegara, Kuliner Banjarnegara, toko modern, minimarket, angkringan dan pedagang kaki lima dan keramain di Banjarnegara,” katanya di Mapolres Banjarnegara, Sabtu (5/2/2022).

Ia mengungkapkan, Operasi Yustisi dilakukan dengan penerangan keliling (penling) sosialisasi PPKM Level 2 dan mengajak masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

“Pembagian masker gratis, memberikan teguran lisan pada masyarakat yang tidak prokes,” ungkapnya.

Ia mengimbau agar masyarakat selalu menaati aturan PPKM Level 2 dan protokol kesehehatan.

“Mari kita budayakan protokol kesehatan serta dukung percepatan penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Vaksinasi

Selain operasi yustisi, Polres Banjarnegara juga menggelar vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster (penguat) di Mapolres Banjarnegara, Sabtu (5/2/2022).

Adapun vaksin yang digunakan yakni jenis Astra Zaneca dan Pfizer.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto SIK, MH melalui Kabag Ops Kompol Prijo Djatmiko, SH. mengatakan, bahwa vaksin booster disuntikkan untuk meningkatkan imunitas masyarakat.

“Vaksin booster disuntikkan kepada warga yang vaksin dosis 2 sudah 6 bulan,” katanya.

Ia menjelaskan, vaksinasi booster ini merupakan langkah Polri mendukung program vaksinasi Nasional untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity.

“Vaksinasi dilakukan dalam rangka upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususunya varian baru yaitu Omicron, harapanya masyarakat kembali pulih, ekonomi pulih dan segera normal kembali,” ucapnya.

Menurut Kabag Ops, banyak manfaat dari vaksin Covid-19, merangsang sistem kekebalan tubuh, mencapai herd Immunity (Imunitas Kelompok).

“Selain itu juga mengurangi risiko penularan virus Covid-19 dan jika terlular virus dampaknya tidak berat,” ujarnya.

Meski sudah divaksin, Ia mengimbau, agar masyarakat tetap waspada terhadap virus Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 5 M.

“Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi,” kata dia. (HS-08)

Polri Jamin Seragam Baru Tidak Dibebankan ke Satpam

Pedagang yang Tidak Segera Pindah Pasar Relokasi Bahurekso, Kios/Los Terancam Diberikan Pedagang Lain