in

Launching Solo Sale Go, Gibran Berharap Transaksi Nontunai di Solo Meningkat

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melaunching aplikasi Solo Sale Go, di Loji Gandrung, Selasa (28/9). (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, berharap pada Oktober nanti, transaksi perdagangan di Solo dapat meningkat, seiring pelaksanaan Solo Great Sale (SGS) 2021.

Harapan tersebut disampaikan Gibran, saat menghadiri launching aplikasi Solo Sale Go, di Loji Gandrung, bersama Ketua Kadin Surakarta, Pimpinan Perwakilan Bank Indonesia, dan Ketua Panitia Solo Great Sale, Selasa (28/9).

Dengan aplikasi Solo Sale Go ini, identitas customer yang berbelanja dalam ajang SGS ini dapat masuk dalam data calon peraih beragam hadiah, yang kelak akan diundi.

Selain itu aplikasi Solo Sale Go, juga digunakan untuk input transaksi dari tenant atau merchant, yang mengikuti SGS 2021.

“Harapan dalam satu bulan ini kita bisa meningkatkan jumlah transaksi di Kota Solo.  Ini sudah waktunya untuk kita melakukan percepatan pemulihan ekonomi. Kita genjot lagi transaksi  di bulan Oktober ini, dengan harapan perekonomian Solo bisa segera bangkit,” kata Gibran, seperti dirilis Surakarta.go.id.

Lebih lanjut dia mengatakan dengan aplikasi Solo Sale Go ini, transaksi bisa dilakukan secara non-tunai dan semua terdata dan pelanggan akan mendapatkan point.

“Point tersebut bisa ditukar. Nanti ada hadiah utama rumah, mobil, motor dan sebagainya,” ucap Gibran.

Setelah launching Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka juga mengunduh aplikasi Solo Sale Go di Google Playstore dan scan barcode.

“Saya kira ini momen yang sangat tepat karena vaksinasi kita sudah tinggi sekali dan angka Covid juga sudah turun. BOR juga sudah sangat turun, dan ini waktunya untuk mempercepat pemulihan ekonomi,” kata dia.

Penurunan jumlah penderita Covid-19 tersebut, menurut dia merupakan kesempatan bagi masyarakat bagi menggerakkan roda perekonomian.

“Ini moment yang sangat tepat. Saya ajak semua warga Kota Solo, silahkan tidak perlu takut lagi untuk beraktivitas. Tidak perlu takut lagi melakukan kegiatan-kegiatan aktivitas ekonomi. Tetapi saya ingatkan sekali lagi, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata dia Gibran.

Sementara itu Ketua Kadin Surakarta, H Gareng S Haryanto mengatakan bahwa pihaknya menargetkan, SGS yang berlangsung dari 1 sampai 31 Oktober tersebut, dapat diikuti 20.000 tenant atau merchant, dan semuanya bertransaksi  secara non tunai. Persiapan Kick Off, dilaksanakan pada 1 Oktober 2021 di kawasan Stadion Manahan.

“Harapan kami nanti dalam Solo Great Sale semuanya bertransaksi dengan non tunai atau dalam arti digitalisasi semuanya. Adapun target tenant/merchant Solo Great Sale sejumlah 20.000,” kata Gareng. (HS-08)

Share This

Desa Sendang di Wonogiri Peringkat Pertama Nasional Apresiasi Implementasi Keterbukaan Informasi Publik

Puskeswan di Boyolali Gelar Vaksinasi Gratis untuk Hewan Kesayangan