in

Launching Kampung Virtual SMK Bintang Nusantara, Bupati Karanganyar Akan Gandeng Perbankan

Bupati Karanganyar Drs H Juliyatmono MM dalam launching kampung Virtual Binus di SMK Bintang Nusantara Dusun Beji, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Rabu (06/10). (Foto : Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Drs H Juliyatmono MM, berniat mengajak perbankan untuk memberikan modal bagi para wirausahawan muda, lulusan SMK Bintang Nusantara (Binus) Beji, Gaum, Karanganyar.

Keinginan tersebut disampaikan Bupati Juliyatmono, setelah melihat berbagai produk hasil keterampilan para siswa jurusan Farmasi dan Keperawatan SMK Binus tersebut.

Walaupun disiplin ilmu mereka adalah farmasi dan keperawatan, namun para siswa itu sudah mempu membuat hand sanitizer, sabun cuci, sabun mandi, sabun cuci piring, dan aneka macam alat kecantikan. Mereka juga mampu menghasilkan beragam produk hasil olahan makanan dan minuman.

“Hasil produksi aneka macam makanan dan sabun sangat luar biasa banyak. Anak-anak ini sangat potensial menjadi wirausahawan. Saya akan ajak bank untuk memberikan modal bagi anak-anak yang mau berwirausaha. Berkisar Rp 500 ribu sampai Rp 1 Juta untuk memasarkan produknya ke masyarakat luas,” kata Bupati Karanganyar, Juliatmono saat memberikan sambutan dalam launching kampung Virtual Binus di SMK Bintang Nusantara Dusun Beji, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Rabu (06/10).

Dengan modal tersebut, menurut Bupati, para siswa dapat mangatur dan menghasilkan uang untuk dirinya sendiri. Dia yakin dengan begitu, anak-anak akan lebih hebat dan bersemangat.

“Sambil ditingkatkan produknya, baik izinnya sehingga semua menjadi sesuatu yang layak diterima di masyarakat. Sekolah seperti ini yang diharapkan menghasilkan entrepreneur muda,” ungkapnya.

Bupati juga meminta agar SMK Binus berpartisipasi dan menampilkan produk, dalam peringatan HUT Ke-104 Kabupaten Karanganyar, 18 Nopember mendatang. Bupati juga meminta 10 anak terbaik dari SMK Binus, untuk diikutkan pelatihan di BLK Kabupaten Karangnyar.

“Pulang dari BLK nanti saya akan kasih laptop. Saya berharap jadi wirausahawan yang andal dan matang,” kata Bupati, seperti dirilis Karanganyarkab.go.id.

Sementara itu Kepala SMK Binus, Reno Mulyasari Widyaningrum, mengatakan jurusan di sekolah yang dia pimpin adalah bidang farmasi dan keperawatan. Namun begitu, pihaknya juga berupaya memberikan pendidikan kewirausahaan.

Pihaknya mendidik siswa untuk memproduksi aneka sabun, skin care, olahan makanan sendiri, kemudian hasilnya dipasarkan oleh siswa untuk menambahkan pendapatan mereka.

Bahkan produk-produk yang dihasilkan itu, telah menembus ke pasar tradisional dan modern.

“Bakat anak-anak sangat luar biasa dalam membuat aneka produk kesehatan, makanan dan minuman. kami mohon arahan agar kegiatan kewirausahaan ini benar-benar dapat membantu siswa,” ungkap Mulysari.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga ada edupark yang berisi sapi 8 ekor, ayam 5.000 ekor dan ikan 500 ekor. Selain itu juga ada bidang pertanian seperti melon juga ditanam siswa.

Edupark itu memang awalnya untuk membuka jurusan baru, namun terkait masa pandemi dialihkan untuk Edupark sehingga kini dapat membantu ekonomi para orang tua siswa. (HS-08)

Share This

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, PT CPI dan UNS Resmikan Teaching Farm Closed House

Lapas Terbuka Kendal Terus Berinovasi Dalam Pemberdayaan Lahan