in

Latih Anak Bertanggung Jawab, TP PKK Kota Magelang Bikin Program “Chickenisasi”

Peluncuran Program Chickenisasi Kelompok Kerja II TP PKK Magelang, di Gedung Wanita Kota Magelang. (Foto : Magelangkota.go.id)

 

HALO MAGELANG – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Magelang, membuat program kerja yang unik bernama “Chickenisasi”. Dalam program itu, anak-anak dari pendiidkan anak usia dini (PAUD) di Kota Magelang, dilatih bertanggung jawab memelihara ayam dan kelak mengambil hasilnya untuk dikonsumsi.

Ketua Pokja II TP PKK Kota Magelang, Siti Banatun Nafiah, menjelaskan program ini sangat mendidik, karena anak diberi fasilitas bibit ayam, kemudian diminta untuk merawat sehingga kelak dapat tumbuh untuk dapat dikonsumsi oleh anggota keluarga.

“Setelah 45 hari ayam dirawat, anak-anak akan melihat perkembangannya. Nanti akan ditunjuk pemenangnya dan diberi hadiah,” jelas Siti, pada peluncuran “Chickenisasi” Kelompok Kerja II TP PKK Magelang, di Gedung Wanita Kota Magelang, Rabu (28/4).

Lebih lanjut, peserta program ini adalah peserta didik pada lembaga PAUD di Kota Magelang. Setiap kecamatan mengirimkan wakil dari enam PAUD, masing-masing lembaga terdiri atas lima anak.

Adapun fasilitas yang diberikan kepada setiap anak, adalah tiga ekor anak ayam beserta kandang berukuran 40 cm x 70 cm. Hadiah untuk pemenang, berupa piala dan piagam penghargaan untuk peserta dan lembaga PAUD. Pemenang akan ditentukan berdasarkan penilaian, di antaranya kebersihan kandang, ketahanan hidup anak ayam, dan berat ayam.

Siti memaparkan tujuan program ini, antara lain untuk melatih anak memelihara ayam, mengetahui proses pertumbuhannya, memanfaatkan ayam, memberikan edukasi tentang sumber protein melalui daging ayam, dan memberikan edukasi tentang ternak unggas.

“Program ini sebagai bahan belajar bagi anak usia dini, berupa anak ayam. Harapannya anak-anak bisa merasakan kesenangan, karena terlibat langsung memproduksi kebutuhan mereka sendiri,” kata dia, seperti dirilis Magelangkota.go.id.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Magelang Niken Ichtiaty Muchamad Nur Aziz menuturkan, dengan program ini anak diberi tanggung jawab untuk merawat anak ayam itu sampai usia yang ditentukan, serta pelajaran tentang kasih sayang terhadap makhluk ciptaan Tuhan.

“Program ini untuk memberikan pelajaran kepada anak tentang tanggung jawab, cinta kasih pada makhluk ciptaan Tuhan,” tutur Niken.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan manfaat kepada anak-anak tentang kerjasama dengan peserta lainnya. Anak-anak dididik untuk mematuhi apa yang sudah disepakati kelompok.

“Orang tua bisa juga memberi inovasi, dengan memberi nama anak-anak ayam itu,” ucap Niken. (HS-08)

Share This

Pemkot Magelang Dorong Warga Kembangkan Pertanian di Pekarangan

Rakor Lintas Sektoral TNI Polri, Ganjar : Jateng Sudah Siap Lebih Dulu