Lapas di Kendal dan BNNK Deklarasi Bersama Anti Narkoba

Deklarasi Anti Narkoba Bersama Lapas dan BNNK Kendal di Lapas IIA Kendal, Kamis (1/4/2021).

 

HALO KENDAL – Tiga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kendal, bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kendal menggelar Deklarasi Anti Narkoba di halaman Lapas Kelas IIA Kendal, Kamis (1/4/2021).

Adapun tiga Lapas yakni, Lapas Kelas IIA Kendal, Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal dan Lapas Kelas IIB Plantungan.
Sebelum pelaksanaan apel bersama, dilakukan penandatanganan pakta integritas. Lapas Kendal yang bersinar bersih dari narkoba, yang ditandatangi oleh ketiga Kepala Lapas dan Kepala BNNK Kendal.

Kepala BNNK Kendal, Anna Setyowati mengatakan, selama ini sudah banyak ditemukan peredaran naskotika yang dikendalikan dari Lapas.

“Tapi dari ketiga Lapas yang ada di Kabupaten Kendal, Alhamdulillah semua bersih narkoba,” ujarnya.

Dipaparkan oĺeh Anna, berdasarkan data dari BNN Pusat, angka penyalahgunanaan narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan di Indonesia sebesar 15 % atau 289 napi dari 1.928 narapidana penyalahgunaan narkotika.

“Untuk itu dengan deklarasi dan penandatanganan pakta integritas ini, kita terus bisa mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lapas,” jelasnya.

Dikatakan, sesuai amanat Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, BNN dibentuk dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan prekursor narkotika.

Hal ini, lanjut Anna, memerlukan keseriusan pemerintah dalam merespon perkembangan permasalahan narkoba yang terus meningkat di Indonesia.

“Khususnya kerja sama antara BNNK Kendal dengan Lapas di Kendal, baik Lapas Kelas IIA Kendal, Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal dan Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan Kendal,” ungkapnya.

Dipaparkan oĺeh Anna, berdasarkan data dari BNN Pusat, angka penyalahgunanaan narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan di Indonesia sebesar 15 % atau 289 dari 1.928 warga binaan penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Rusdedy, menurutnya di Lapasnya tidak ada penyalahgunaan narkoba oleh warga binaan.

“Alhamdulilah kalau di Lapas terbuka tidak ada napi kasus narkoba. Tapi tetap kita laksanakan langkah strategis agar Lapas terbuka kendal tetap bersih dari peredaran narkoba,” katanya.

Selain itu, lanjut Rusdedy, baik narapidana maupun petugas, pihaknya terus berikan edukasi dan mengingatkan agar tidak terlibat penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, ada tiga hal yang harus dilakukan oleh Kalapas agar Lapas yang dipimpinnya bersih dari narkoba. Yakni, membersihkan Lapas dari handphone, membersihkan Lapas dari peredaran uang dan melaksanakan Pengawasan melekat.

“Tadi pernyataan Kepala BNNK, tiga Lapas di Kendal semua bersih dari narkoba, ini merupakan prestasi yang luar biasa dan layak diberi apresiasi, bisa menjadi percontohan nasional, Lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba),” pungkasnya.(HS).

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.