Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Lantik Pengurus Ansor di Semarang, Hendi Ingatkan Tantantang Generasi Muda

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat melantik pengurus Ansor Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Sabtu (7/9/2019).

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meyakini, tantangan gereasi muda Indonesia ke depan semakin berat. Hal itu karena perkembangan teknologi dan kemajuan zaman ke depan. Maka untuk itu, pria yang biasa disapa Hendi ini mengajak para generasi muda untuk menjaga akhlak serta attitude positif, karena itu adalah bagian yang harus ditanamkan sejak dini kepada generasi agar memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

“Seperti pernah di sampaikan Bung Karno. Jika sebelum merdeka musuh kita adalah penjajah, maka sesudah merdeka musuhnya akan semakin berat, yaitu saudara kita sendiri,” katanya kala melantik pengurus GP Ansor Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Sabtu (7/9/2019).

Untuk itu dalam kesempatan tersebut, Hendi selaku Wali Kota Semarang memberikan apresiasi kepada GP Ansor yang berupaya membentuk karakter positif sesama generasi muda, melalui sejumlah kegiatan pengajian. Salah satunya kegiatan Pengajian Umum Gema Muharram Tahun Baru Hijriyah yang diselenggarakan di Cinde, Jomblang, Candisari, akhir pekan lalu.

Dirinya pun berharap agar Ansor dapat terus konsisten menggelar agenda rutin pengajian ke pelosok-pelosok kampung. Pasalnya menurut Hendi, pengajian tersebut penting karena mengajarkan akhlak kepada anak muda.

Di sisi lain Hendi juga berpesan kepada orang tua yang hadir untuk selalu memberikan perhatian maksimal kepada anak-anaknya. Sebab perhatian orang tua juga menjadi sebuah langkah antisipatif dalam mencegah kenakalan generasi muda, yang mengarah pada kegiatan negatif.

Apalagi perilaku kurang terpuji anak muda selain terlibat narkoba, seks bebas, serta tawuran, saat ini juga terlihat dalam aktifitas sosial media, seperti melakukan cyber bullying, atau bahkan unggahan provokatif.

“Kenakalan anak muda disebabkan selain karena akhlaknya yang tidak baik, juga tidak adanya komunikasi yang baik dengan orang tuanya. Saya mau titip pesan khususnya kepada ibu-ibu dan bapak, sesibuk apapun panjenengan, sempatkan untuk ngobrol dengan putra-putrinya. Terutama yang masih anak-anak atau menginjak remaja. Supaya anak merasa diperhatikan orang tuanya,” pungkas Hendi.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang