in

Lantik Para Pejabat Baru, Bupati Batang Minta Kedepankan Pelayanan

Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah dan Janji Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (6/10). (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Bupati Batang Wihaji meminta kepada para pejabat dan seluruh aparatur sipil negara di wilayahnya, untuk mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Mereka juga harus profesional, berdedikasi, loyal, dan tidak tercela (PDLT).

Penegasan itu disampaikan Bupati ketika melantik dan mengambil sumpah atau janji para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (6/10).

“Kita bisa lihat zaman sudah berubah. Tentu mindset kita mesti berubah bersama-sama, bagaimana pejabat suasana kebatinannya dituntut untuk melayani masyarakat dengan sebaik baiknya. Tentu dengan hal ini kuncinya adalah ada 3 hal yaitu, koordinasi, komunikasi, dan melayani,” kata dia, seperti dirilis Batangkab.go.id.

Menurut dia, koordinasi, komunikasi, dan melayani merupakan tiga hal yang harus selalu dilakukan.

Melayani tanpa berkoordinasi dan komunikasi bisa menimbulkan kesalahan.

Komunikasi tanpa koordinasi, juga bisa salah. Demikian pula komunikasi dan koordinasi, tetapi tanpa semangat melayani.

Karena itu, menurut dia kata kunci dalam hal ini koordinasi, komunikasi dan melayani menjadi substansi pesan saya yang harus dilaksanakan nantinya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengucapkan selamat kepada 111 pejabat fungsional yang dilantik. Dia menekankan agar Aperatur Sipil Negara (ASN) yang sudah dilantik dan disumpah janji, untuk selalu mengemban amanat yang diberikan bangsa dan negara, untuk melayani masyarakat dan membangun negeri ini dengan penuh dedikasi, loyalitas dan integritas tinggi.

“Tentu pelantikan jabatan ini adalah proses yang biasa didalam birokasi antara promosi mutasi maupun penyesuaian non faktur dan kontiken fungsional sebagai amandah peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Ia jugaberharap, ASN juga harus bisa jadi Duta Vaksin untuk mengajak masyarakat di sekitarnya untuk mengikuti vaksinasi, apalagi di Kabupaten Batang termasuk belum tinggi masih sekitar 28% yang mengikuti vaksinasi. (HS-08)

Share This

Datang ke Papua, Kepala Dinporabudpar Blora Beri Suntikan Semangat

Dua Atlet Asal Kota Pekalongan Raih Medali PON XX