in

Lansia dan Komorbid Bisa Divaksinasi Covid-19

Gambar : Setkab.go.id

 

HALO SEMARANG – Sasaran khusus, yakni kelompok Komorbid, lansia, dan ibu menyusui, kini sudah boleh mendapatkan vaksin Covid-19, dengan syarat-syarat tertentu. Adapun penyelenggara vaksinasi, diminta segera melakukan penyesuaian, agar vaksinasi tersebut dapat berjalan dengan baik.

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, vaksinasi kepada sasaran khusus tersebut, sudah diatur dalam surat edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid, dan Penyintas Covid-19, serta sasaran tunda itu.

Dalam SE yang ditujukan kepada kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten atau kota tersebut, tercantum salah satunya pelaksanaan vaksinasi bagi kelompok komorbid dengan ketentuan yang harus dipenuhi.

“Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional, telah menyampaikan kajian bahwa vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada kelompok usia 60 tahun ke atas, komorbid, penyintas Covid-19, dan ibu menyusui, dengan terlebih dahulu dilakukan anamnesa tambahan,” ujar Maxi, seperti dirilis Setkab.go.id, Sabtu (13/2).

Menurut dia, pelaksanaan pemberian vaksinasi, harus tetap mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Antara lain bagi kelompok lansia berusia lebih dari 60 tahun, vaksinasi diberikan dua dosis, dengan interval pemberian 28 hari.

Sementara untuk kelompok komorbid hipertensi, dapat divaksinasi kecuali, tekanan darahnya di atas 180/110 MmHg. Pengukuran tekanan darah, sebaiknya dilakukan sebelum meja skrining.

Bagi kelompok komorbid dengan diabetes, dapat divaksinasi sepanjang belum ada komplikasi akut. Adapun bagi kelompok komorbid penyintas kanker, dapat tetap diberikan vaksin.

Penyintas Covid-19 juga dapat divaksinasi, jika sudah lebih dari tiga bulan. Begitupun ibu menyusui, dapat juga diberikan vaksinasi.

Seluruh Pos Pelayanan Vaksinasi, harus dilengkapi kit anafilaksis dan berada di bawah tanggung jawab puskemas atau rumah sakit .

Selanjutnya untuk kelompok sasaran tunda, akan diberikan informasi agar datang kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan, untuk memperoleh vaksinasi Covid-19.

Sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten atau kota di seluruh Indonesia, dapat segera melakukan tindakan korektif yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kelancaran pelaksanaan vaksinasi dan percepatan peningkatan cakupan vaksinasi Covid-19. (HS-08)

Share This

Mensos Risma Puji Penanganan Banjir di Kota Pekalongan

Jalan Kaligawe Rusak Parah, Warga: Membahayakan Pengendara Yang Melintas