in

Lansia Asal Demak Harus Mendekam Di Tahanan Karena Membela Diri Saat Diserang Pencuri

Kasmito (74) seorang lansia yang ditahan lantaran membela diri ketika seorang yang diduga pencuri ikan melawannya.

 

HALO SEMARANG – Nasib apes menimpa seorang lanjut usia (lansia) bernama Kasmito (74) yang ditahan di Rutan Polres Demak lantaran membela diri ketika orang yang diduga pencuri ikan melawannya saat kepergok melakukan aksi pencuriannya.

Kasus yang dialami oleh Kasmito bermula saat ia memergoki seorang pemuda berumur 30 tahunan yang sedang diduga sedang mencuri ikan di kolam yang ia jaga pada Selasa (7/9/2021) lalu.

Kolam ikan itu sendiri terletak di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak dan berlokasi di kawasan yang sepi penduduk.

“Jadi Mbah Minto itu memang penjaga kolam ikan di situ, tidurnya juga di situ di gubuk. Nah tanggal 7 September sekitar pukul 18.30 malam, si mbah mergokin ada maling di kolamnya itu,” ujar Kuasa hukum Kasminto dari LBH Demak Raya, Hariyanto saat dihubungi, Selasa (12/10/2021).

Dia menjelaskan, awalnya kakek yang hidup sebatang kara ini bermaksud menegur terduga maling dengan cara yang baik. Namun, orang itu tidak terima dan malah menyerang Mbah Minto menggunakan alat strum ikan yang dia bawa.

“Mbah sudah teriak maling-maling tapi tidak ada yang merespon karena letaknya juga jauh dari warga. Korban hendak menyerang lalu Mbah Minto mengambil arit dan dibacoklah maling itu di bagian punggung untuk melindungi diri,” jelas dia.

Menurut pengakuan Kasminto, lanjut dia, bukan sekali ini tersangka kehilangan barang atau ikan di kolam yang ia jaga. Sebelumnya ia pun telah kehilangan pompa air.

“Sebelumnya memang kolam ikan yang dijaga itu sering kehilangan barang. Orang yang diduga pencuri itu juga sudah berhasil nangkap ikan hampir 20 kilogram saat kepergok. Makanya si mbah ndak tinggal diam,” bebernya.

Usai membacok pencuri ikan itu, Mbah Minto lalu melaporkan kejadian pencurian itu ke warga desa.

“Habis itu si mbah ngomong aku kemalingan, terus malingnya aku bacok. Lalu sekitar jam 23.00 malam si mbah dibawa ke kantor polisi karena laporan penganiayaan itu,” imbuhnya.

Menurut dia penahanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian merupakan suatu yang berlebihan. Tak  butuh waktu lama perkara ini pun disidangkan lantaran berkas sudah dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan.

“Ini kan lucu, konyol ada orang menangkap pencuri, melindungi dirinya dari ancaman yang dilakukan oleh pencuri kok malah dipenjara, dipidanakan,” tegas dia.
Haryanto berharap aparat penegak hukum dapat dengan adil melihat kasus ini mengingat tersangka juga termasuk sebagai korban.

“Harusnya supaya adil, pencuri itu juga ikut dipenjara atas kasus pencurian, jangan hanya Mbah Minto saja. Apalagi beliau melakukan hal itu karena ingin melindungi diri,” imbuhnya.(HS)

Share This

Bupati Batang : Jika Abrasi Tak Teratasi, Pantai Bisa Sampai ke Jalan Raya

Penduduk Besar tapi Vaksinasi Rendah, Grobogan Jadi Perhatian Ganjar