Langgar Protokol Kesehatan, 29 KTP Pengunjung Kota Lama Disita

Petugas Satpol PP memberi sanksi push up pada pengunjung yang tidak bermasker. (Foto : Pemkot Semarang)

 

HALO SEMARANG – Petugas Satpol PP Kota Semarang, menyita 29 KTP milik pengunjung kawasan Kota Lama Semarang. Selain itu sebanyak 65 orang penunjung juga diminta membuat surat pernyataan.

Tindakan tegas Satpol PP Kota Semarang itu dilakukan dalam razia masker dan kerumunan, di kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu (31/10) malam.

Razia dilakukan dalam rangka meminimalisasi penyebaran Covid-19 pada masa libur panjang di Kota Semarang.

Selain menyita KTP dan pernyataan, 62 orang harus menjalani rapid tes Covid-19 secara mendadak, oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang. Dari jumlah itu, empat di antaranya reaktif.

Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan kegiatan tersebut sebagai pengawasan penerapan protokol kesehatan di objek wisata.

“Saat ini kan masih libur panjang dan kami prediksi pasti ramai apalagi pas malam minggu dan ternyata benar banyak yang tidak pakai masker dan bergerombol,” ujar Fajar Purwoto disela razia.

Lebih lanjut Fajar menegaskan, Satpol PP Kota Semarang bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Semarang akan terus meningkatkan pengawasan protokol kesehatan khususnya di tempat wisata.

“Sesuai perintah, kami akan terus mengawasi penerapan protokol kesehatan khususnya di tempat wisata. Hal ini untuk mencegah terjadinya klaster baru di Kota Semarang,” tandasnya.

Petugas Satpol PP mencatat identitas para pelanggar protokol kesehatan di kawasan Kota Lama Semarang. (Foto : Pemkot Semarang)

 

Saat ini lanjut Fajar, kedisiplinan masyarakat semakin baik sehingga perkembangan Covid-19 di Kota Semarang bisa ditekan.

“Kami targetkan sebelum Pilwalkot 9 Desember 2020, Kota Semarang sudah zona hijau, sehingga Tahun 2021 masayarakat bisa beraktifitas tanpa kekhawatiran,” ujarnya.

Untuk memenuhi target tersebut, tergantung bagaimana kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Karena tanpa kesadaran masyarakat, wabah Corona tidak akan selesai.

“Untuk masyarakat saya minta untuk terus disiplin menjalankan 3M, selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dan selalu menjaga jarak, mari kita bergerak bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Fajar. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.