Langgar Aturan, Ribuan Alat Peraga Kampanye di Kendal Ditertibkan

Bawaslu Kabupaten Kendal melakukan penertiban APK bermasalah.

 

HALO KENDAL – Lebih dari 6.000 alat peraga kampanye (APK) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal, yang melanggar, baik cara pemasangan, desain dan ukuran, kembali ditertibkan oleh Bawaslu Kendal, Selasa (17/11/2020).

Komisioner Bawaslu Kendal, Arief Mustofifin mengungkapkan, Bawaslu telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada tim sukses maupun pasangan calon, bahwa ada 6.942 APK yang melanggar aturan.

“Penertiban kami laksanakan dengan melibatkan personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI/Polri dan Panwaslu Kecamatan,” kata Arief.

Pelanggaran di antaranya, baik cara pemasangan, lokasi pemasangan yang dilarang seperti tiang listrik dan dipaku di pohon, kemudian ukuran dan desain gambar yang kemudian telah dilaporkan ke KPU Kendal.

“Semua APK yang melanggar kami lepas dan kami kumpulkan di Kantor Bawaslu maupun Panwaslu Kecamatan,” imbuh Arief, selaku Kordiv Hukum, Humas dan Informasi Data Bawaslu Kendal.

Dijelaskan, barang bukti APK bisa diambil di kantor Bawaslu maupun Panwaslu Kecamatan oleh timses maupun paslon, dengan mengikuti administrasi tata cara pengambilan.

Sekaligus memberikan pemahaman kepada peserta pemilu tentang ketentuan pemasangan yang tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“APK tersebut akan kami kembalikan, dengan catatan tidak boleh dipasang kembali karena sudah melanggar aturan,” tandasnya.

Arief menambahkan, penertiban pelanggaran APK ini dilakukan oleh Bawaslu yang kedua kalinya, dan pelanggaran APK lebih banyak ditemukan saat sesi pertama.

“Kami mengimbau kepada semua timses, silakan memasang APK namun jangan sampai melanggar aturan. Kalau masih ada yang melanggar tetap kami lakukan penertiban,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.