in

Lakukan Percepatan Vaksinasi, Dinkes Kota Semarang Jemput Bola

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam.

 

HALO SEMARANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang melakukan inovasi dengan “Ndodog Lawang” untuk suntik vaksin. Program ini merupakan vaksinasi jemput bola ke tingkatan paling bawah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menyampaikan, pihaknya mengevaluasi kegiatan vaksinasi baik di puskesmas, rumah sakit, atau sentra vaksinasi. Ternyata, kata dia, ada beberapa tempat yang cakupannya masih belum sempurna.

Misalnya, saat dibuka vaksinasi di Tentrem Mall dari pagi hingga siang, masih ada cakupan yang belum selesai. Maka, Dinas Kesehatan mengubah strategi dengan Ndodog Lawang atau kembali mengaktifkan kegiatan jemput bola.

“Kami ubah Ndodog Lawang, terutama kecamatan yang masih rendah,” ujar Hakam, Rabu (6/9/2021).

Dia menyebutkan, ada lima kecamatan yang cakupan vaksinasinya masih rendah, yaitu Gayamsari 57,80 persen, Genuk 59,29 persen, Mijen 59,58 persen, Tugu 59,64 persen, dan Semarang Utara 60,71 persen. Menurutnya, lima kecamatan tersebut perlu ada percepatan.

Dalam dua pekan ini, pihaknya telah menyiapkan strategi percepatan vaksinasi di Genuk. Ada dua puskesmas yakni Puskesmas Genuk dan Bangetayu yang bakal Ndodog Lawang ke wilayah Genuk.

“Kami lakukan di RW atau RT, dikumpulkan teman-teman camat, lurah, RT, RW. Babinsa dan Babinkamtibmas juga sangat potensial membantu mengumpulkan sasaran,” paparnya.

Hakam menambahkan, Dinas Kesehatan juga mempelajari budaya masyarakat setempat. Seperti di wilayah Genuksari didominasi pekerja. Maka pihaknya tidak hanya membuka vaksinasi pada pagi hari saja, melainkan juga sore hari agar warga yang bekerja bisa mengikuti vaksinasi.(HS)

Share This

DPRD Kota Semarang Dorong Pengembangan Perusahaan BUMD

Kemenkumham Jateng Musnahkan Ratusan Arsip Fasilitatif Tahun 2012 Hingga 2018