in

Laksanakan Pengabdian Masyarakat, Dosen Unnes Ajarkan Pemanfaatan Media Edukasi dan Seni Membatik ke Ibu -Ibu Dawis

Suasana kegiatan pegabdian masyarakat oleh Dosen Unnes tentang pemanfaatan media edukasi ke ibu ibu Dawis RT 2 RW 4 Kelurahan Mangunsari, Gunungpati, Kota Semarang.

HALO SEMARANG – Unit pengabdian kepada masyarakat kemitraan pendanaan DPA Universitas Negeri Semarang (Unnes), melaksanakan program pemanfaatan media edukasi dan seni membatik untuk penguatan program pendidikan, keterampilan bagi ibu-ibu yang tergabung di dalam Dasa wisma (Dawis) RT 02 RW 04 Kelurahan Mangunsari, Gunungpati, Kota Semarang, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut diketuai oleh Prof. Dr. Wiyanto, M.Si, dan anggota Dr. Sri Sulistyorini, M.Pd, Prof. Dr. Isti Hidayah, M.Pd, Maretha Indriyanti S. A. serta tiga orang mahasiswa.

Diharapkan dengan kegiatan pemanfaatan media edukasi ini dapat menunjang kreativitas dan karakter anak serta aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak. Sekaligus ibu-ibu dapat memfasilitasi putra- putrinya atau cucu-cucunya untuk memanfaatkan media edukasi tersebut.

Bahkan juga memberikan motivasi untuk memanfaatkan sehingga tidak sekedar bermain, namun dampak terhadap konten pengetahuan khususnya pelajaran Matematika dan IPA, kreativitas, disiplin, kerjasama, dan kemandirian.

Ketua Tim Kegiatan Pengabdian Unnes, Prof. Dr. Wiyanto, M.Si mengatakan, pihaknya memberikan pengenalan kepada ibu-ibu Dawis tentang pemanfaatan media edukasi seperti Matematika dan IPA.

“Kemudian, menggunakan peraga berupa Puzzle Tangram-7 untuk mengenalkan bangun-bangun datar dalam permainan individual maupun kelompok untuk melatih kreativitas anak. Drawing and Sticking Bo⁵⁵⅚⁵⁵⁵ok, buku menempel dan mewarnai dengan 4 macam edisi berbeda yakni transportation, animal, people, dan tematics, yang merupakan diversifikasi produk dari puzzle tangram-7. Dan selanjutnya Puzzle Bilangan, serta Menara Hanoi,” imbuhnya.

Dikatakan dia, mitra program kali ini adalah Dawis Mangga dengan sebanyak 16 anggota. Meski, dengan kegiatan sesuai tugas menunjang program PKK RT ada beberapa kegiatan yang belum secara optimal dilaksanakan.

“Ibu-ibu Dawis Mangga rata-rata sebagai ibu rumah tangga, dan beberapa memiliki pekerjaan tambahan atau sambilan untuk menambah penghasilan rumah tangganya. Di samping itu, beberapa memiliki tugas tambahan lain yaitu “momong cucu” karena keseharian dititipi cucu yang orang tuanya pergi bekerja. Jadi program ini bisa mendukung sarana sosialisasi edukasi yang dimulai dari lingkungan yang terkecil yakni lingkup keluarga,” katanya.

Menurutnya, Dasawisma sebagai kelompok terkecil dari kelompok-kelompok PKK mempunyai peran strategis untuk mewujudkan keluarga sejahtera. Karenanya, dasawisma di harapkan menjadi ujung tombak pelaksanaan 10 program pokok PKK dan program pemerintah.

Tujuan dasawisma PKK sendiri adalah membantu kelancaran tugas-tugas pokok dan program PKK kelurahan.

“Secara umum, tujuan dari kegiatan berbasis masyarakat yang dilakukan oleh dasawisma PKK adalah terciptanya sistem kesiapsiagaan dan kewaspadaan dini di masyarakat. Dengan demikian, dasawisma memiliki peranan penting sebagai salah satu wadah kegiatan masyarakat dalam pelaksanaan program-program kegiatan gerakan PKK di tingkat desa. Dimana nantinya juga akan berpengaruh pada kegiatan gerakan PKK di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten,” paparnya.

Di samping itu, lanjut dia, kegiatan pelatihan dan keterampilan untuk ibu-ibu Dawis Mangga diisi dengan pelatihan dan praktek membatik Shibori dengan pewarna alami indigovera strobilantes.

Sehingga dengan keterampilan seni membatik sibori ini merupakan salah satu keterampilan untuk memberikan keterampilan menghasilkan produk barang maupun jasa inovatif yang memiliki daya saing tinggi, karena merupakan produk inovatif menggunakan pewarna alami.

“Selain memiliki keterampilan mewarnai juga menghasilkan produk, dilengkapi dengan diversifikasi produk pemanfaatan hasil membatik. Diharapkan ibu-ibu yang memiliki potensi melakukan kegiatan komersiil dapat mengembangkannya, namun bagi ibu-ibu yang belum memiliki potensi menjual, dapat memberikan jasa pra pewarnaan batik, seperti jasa menjahit pada teknik lipat, jahit, maupun jumputan,” pungkasnya. (HS-06)

Anang Hermansyah Ciptakan Lagu Hitam Putih Garis Garis untuk Ganjar Pranowo

Bupati Kendal : GOR Bahurekso Bisa Saja untuk Mal atau Perluasan Alun-alun