in

Lagi, Kecelakaan Di Turunan Silayur, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Truk warna merah bernomor polisi H-1795-DY terjun bebas ke semak-semak setelah kecelakaan tunggal di turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (22/6/2021).

 

HALO SEMARANG – Tanjakan Silayur di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Kali ini kecelakaan tunggal terjadi di turunan Silayur, Selasa (22/6/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

Truk warna merah bernomor polisi H-1795-DY terjun bebas ke semak-semak dan menghantam papan rambu lalu lintas, pembatas jalan, pohon, dan kabel PLN dan mengakibatkan kersakan parah.

“Beruntung dalam kejadian itu tak ada korban jiwa,” terang Kanit Laka Polsek Ngaliyan, AKP Wahono, Selasa (22/6/2021).

Wahono menerangkan, kejadian bermula ketika truk yang dikemudikan Marsono (50) warga Limbangan, Kabupaten Kendal melaju dari Boja hendak ke arah Tugu.

Kemudian, karena truk tanpa muatan yang dikemudikan Marsono itu mengalami rem blong, sopir truk pilih banting stir ke arah kiri.

“Sopir melaju kan truk dari atas pelan, sehingga masih ada waktu kendali untuk banting stir,” ungkapnya.

Dia menambahkan, ketika kejadian arus lalu lintas lenggang. Posisi terakhir truk berada di semak-semak dekat perumahan Permata Puri.

Truk alami kerusakan di bagian kabin dan kaca depan pecah, dan kabin sisi kiri penyok.

Sebelumya, kecelakaan juga terjadi antara truk semen dengan mobil sedan di tanjakan Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang pada Kamis (17/6/2021) sekira pukul 12.00 WIB.

Tronton muatan semen plat H-1969-GF tak kuat menanjak hingga tiba-tiba turun lalu terkena mobil sedan bernomor polisi H-8767-MQ, sehingga kecelakaan tak terhindarkan. Bahkan sedan terpental hingga naik ke tengah trotoar pembatas jalan.

Kanit Laka Polsek Ngaliyan, AKP Wahono menjelaskan, truk tronton dikemudikan Jhony Asmu,’i (57) warga Sijeruk, Kabupaten Kendal. Sementara mobil sedan dikemudikan Murwanto (41) warga Plamongan Sari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Menurutnya, kejadian bermula saat tronton menanjak di tanjakan Silayur tepatnya berada di seberang perumahan mewah Villa Esperanza.

Sopir tronton terlambat oper gigi lantas mundur dan menghantam sedan yang berada tepat di belakangnya. Saat tak kuat menanjak tersebut, kedua kendaraan sama-sama berada di lajur kiri.

Jarak tronton dan sedan hanya sekira 6 meter, sehingga sedan tak bisa mengelak terkena bokong tronton.

Sedan lalu terpental hingga ke tengah pembatas jalan sementara truk tronton terperosok ke sisi kiri jalan.

Bodi tronton terhenti lantaran menabrak pohon trembesi yang berada di pinggir jalan.

“Penyebab kecelakaan sopir tronton telat oper gigi dari tinggi ke rendah, sehingga truk tronton mundur ke belakang,” papar AKP Wahono.

“Beruntung tak ada korban jiwa hanya saja sopir sedan alami luka ringan. Sementara kerusakan terjadi hanya pada mobil dan ditaksir senilai Rp 1 juta,” ucapnya.(HS)

Share This

Kapolda Jateng Minta Para Ahli Kesehatan Ikut Mengupayakan Percepatan Penanganan Covid-19

Dukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka, USM Lolos Program KMMI Kemendikbudristek