Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Laga PSIS Vs Persebaya Tanpa Penonton, Panpel Rugi Rp 1 Miliar

Ketua Panpel PSIS, Ferdinand Hindiarto bersama GM PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto saat jumpa pers jelang laga PSIS vs Persebaya di mess PSIS di Semarang, Rabu (18/9/2019).

 

HALO SEMARANG – Duel klasik yang mempertemukan PSIS melawan Persebaya dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan ke-19 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (20/9/2019) mendatang dipastikan digelar tanpa penonton.

Atas kebijakan tersebut, Panitia Penyelenggara (Panpel) Pertandingan PSIS mengalami kerugian mencapai Rp 1 miliar. Hal tersebut disampaikan Ketua Panpel PSIS, Ferdinand Hindiarto saat jumpa pers jelang laga PSIS vs Persebaya di mess PSIS di Semarang, Rabu (18/9/2019).

“Kami memahami kekecewaan suporter yang ingin mendukung PSIS atas keputusan ini. Ini kerugian bagi tim karena tidak bisa dapat support langsung dari suporter. Selain itu manajemen juga tidak mendapatkan pemasukan, padahal pemasukan dari tiketing di laga home ini sangat membantu dalam keuangan tim. Tapi kami menghormati keputusan pihak kepolisian, khususnya Polres Magelang yang tidak memberikan izin jika pertandingan digelar dengan penonton,” katanya.

Dirinci oleh Ferdinand, kerugian Panpel mencapai Rp 1 miliar. Hal itu mengacu pada pendapatan saat PSIS menjamu Persib di laga putaran pertama lalu. Dengan kapasitas stadion penuh, pendapatan kotor Panpel dari menjual tiket mencapai Rp 1 miliar. Itu masih dikurangi untuk sewa stadion dan pengeluaran lain.

“Soal izin memang ada pada ranah pihak kepolisian. Mungkin ada banyak pertimbangan dan sudah melalui kajian, laga akhirnya diputuskan digelar tanpa penonton. Kami sudah berusaha untuk meminta izin agar laga digelar dengan penonton hingga ke tingkat Polda Jateng, tapi memang hasilnya diputuskan laga tanpa penonton,” tegasnya.

Meski tanpa dukungan suporter diharapkan tim tetap tampil fight. Pihaknya meminta suporter untuk menghormati dan mematuhi keputusan yang dikeluarkan Polres Magelang ini.

“Antisipasi jika suporter tetap datang ke stadion, akan kami koordinasi dengan pihak Polres Magelang nanti. Kami mengimbau kepada suporter untuk tidak datang ke stadion,” katanya.

Sementara GM PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto menegaskan, selain kerugian materiil, dari sisi tim juga ada kerugian atas keputusan laga kandang tanpa penonton ini. Hal itu karena tim tak ada support dari pendukung saat bermain di kandang sendiri. Tapi pihaknya berjanji tetap akan bermain fight karena butuh poin di kandang.

“Kami juga berharap ini tak menjadi beban pemain. Target tetap tiga poin,” tandasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang