in

Kunjungi Pantai Ngebum, Chacha Mengaku Sedih Mendengar Curhatan Warga Sekitar

Chacha Frederica saat mengunjungi Pantai Ngebum Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu, Kendal.

 

HALO KENDAL – Artis Wynne Frederica yang juga istri Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengaku prihatin melihat kondisi pantai Ngebum Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal yang harus ditutup akibat penerapan PPKM.

Hal tersebut disampaikan Chacha, saat menemani Bupati, ketika meninjau Pantai Ngebum dan memberikan bantuan kepada para pedagang yang terdampak pandemi, Sabtu (31/7/2021).

Menurut Chacha, masyarakat sekitar yang menggantungkan penghasilan dari pengunjung pantai tentu sangat merasakan dampaknya, dengan ditutupnya pantai ini.

“Kami pemerintah daerah juga pemerintah desa meminta maaf kepada masyarakat Desa Mororejo dan sekitarnya, yang sementara terhenti mata pencahariannya, karena masa PPKM pantai ini ditutup sementara,” ungkapnya.

Chacha menjelaskan, penutupan ini semata-mata demi mencegah terjadinya penyebaran virus corona. Cacha juga sempat mendengar curhatan warga sekitar tentang terpuruknya ekonomi mereka akibat pandemi dan kebijakan PPKM.

Untuk itu, ia berharap masyarakat mendukung keputusan dan kebijakan pemerintah, untuk mematuhi protokol kesehatan, serta menjalankan apa yang diputuskan pemerintah.

“Ya kita semua harus menyadari, semua ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona. Karena sampai saat ini, virus tersebut masih menghantui masyarakat di dunia, salah satunya di Kendal,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut pengakuan salah seorang pedagang yang terdampak, Masruroh (39), dirinya sangat merasakan dampak dari penutupan pantai Ngebum ini.

“Penghasilan saya dan suami selama ini hanya dari jualan di pantai Ngebum. Kalau tidak berjualan keluarga kami mau makan apa,” ungkapnya.

Masruroh mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal.

“Terima kasih atas bantuannya. Semoga pandemi segera berakhir, sehingga tempat wisata Ngeboom bisa segera buka kembali,” ujarnya.

Lain halnya dengan pengakuan, Kusniatun (35) pedagang lainnya. Dia mengaku tidak bisa lagi menjual makanan karena tempat wisata pantai Ngeboom tutup akibat pandemi.

“Saya terpaksa mencari rongsokan demi menutup kebutuhan hidup sehari-hari bersama keluarga saya. Karena pengeluaran bertambah. Apalagi harus membelikan pulsa anak saya untuk sekolah online,” pungkasnya.(HS)

Share This

Polri Dalami Kasus Kebocoran 2 Juta Data Nasabah BRI Life

Vaksinasi Digelar Polres Kendal, Warga Sangat Antusias