Kunjungi Destinasi Pariwisata di Kota Semarang, Kemenparekraf RI Ingin Pastikan Protokol Kesehatan Ditaati

 

Perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dan beberapa jurnalis mengunjungi Museum Lawang Sewu Semarang, Jumat (9/10/2020).

 

HALO SEMARANG – Ingin memastikan standar protokol kesehatan Covid-19 ditaati oleh pengelola destinasi wisata di daerah, perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dan beberapa jurnalis mengunjungi beberapa tempat wisata di Kota Semarang, Jumat (9/10/2020).

Beberapa tempat yang dituju, di antaranya Vihara Buddhagaya Watugong, Lawang Sewu, Masjid Agung Jawa Tengah, Kota Lama Semarang, dan Sam Poo Kong.

Perwakilan Kemenparekraf RI ingin melihat langsung penerapan protokol kesehatan di tempat wisata di daerah.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga kedisiplinan tempat wisata, yang menjadi perhatian serius Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Sebab, meski sudah boleh dibuka demi membuat roda ekonomi kembali bergulir, namun tempat wisata dituntut tetap harus menjadi salah satu bagian dari upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Terkait dengan hal ini, tim Kemenparekraf dan sejumlah jurnalis dari media lokal di Semarang melakukan tinjauan langsung, sekaligus melihat kesiapan pengelola tempat wisata di ibu kota Jateng dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

Sebelumnya, pada Kamis (8/10/2020) Kemenparekraf RI juga menggelar sosialisasi panduan pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan pada penyelenggaraan kegiatan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran (MICE) yang diikuti berbagai elemen pelaku usaha dan pariwisata di Jateng di Hotel Patra Jasa Semarang.

Dari pantauan di lapangan, semua tempat wisata andalan Kota Semarang telah menyediakan tempat cuci tangan di beberapa lokasi. Selain itu, para pengunjung pun juga memakai masker dan menjaga jarak.

Misalnya di wisata Museum Lawang Sewu. Tempat ini menerapkan protokol kesehatan ketat. Museum lawang sewu yang sempat ditutup selama empat bulan akibat pandemi, saat ini telah buka kembali.

Beberapa fasilitas seperti pos kesehatan, fasilitas untuk higienitas para pengunjung seperti tempat cuci tangan, penyediaan hand sanitizer, thermogun hingga pengaturan jaga jarak bagi pengunjung telah diberlakukan sejak awal dibuka.

Selain itu, PT KA Pariwisata selaku pengelola Lawang Sewu bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang juga telah melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada para petugas di lingkungan museum.

Dalam tinjauan yang dipimpin langsung oleh Koordinator Bidang Promosi dan Pendukungan MICE, Titik Wahyuni, menyimpulkan bahwa destinasi wisata di Kota Semarang telah melakukan SOP Kesehatan.

“Kalau kita lihat dari tinjauan di lapangan, pengelola telah menerapkan SOP kesehatan. Seperti menyediakan tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh dan pengaturan jaga jarak serta mengenakan masker,” ujar Titik Wahyuni.

“Pengawasan tetap melekat, namun kuncinya adalah dari pelaku usaha sendiri dalam menerapkan panduan itu. Karena menyangkut banyak hal,” jelas Titik.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.