in

Kunjungan Wisata Religi di MAJT Mulai Ramai, Menara Al-Husna Masih Jadi Daya Tarik

Menara Al-Husna di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) mulai ramai dikunjungi saat berwisata religi, baru-baru ini

MENARA Al-Husna yang berada di halaman Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Jalan Gajah Raya Semarang menjadi daya tarik atau spot yang paling banyak dikunjungi saat berwisata religi di masjid termegah di Jawa Tengah ini.

Sebab, selain memiliki bangunan yang menjulang tinggi mencapai 99 meter, dipuncak menara tersebut terdapat lima buah teleskop untuk menikmati pemandangan Kota Semarang dari ketinggian. Menara dengan tinggi 99 meter ini sama dengan jumlah Asmaul Husna atau nama-nama Allah yang paling indah.

Bahkan, menara tersebut digunakan untuk merukyat hilal atau melihat bulan yang menandai masuknya awal bulan Ramadan tiap tahunnya.

Selain melihat pemandangan dari puncak menara, pengunjung juga bisa belajar sejarah kebudayaan Islam di lantai dua dan tiga museum tersebut.

Di dalamnya dipamerkan benda-benda bersejarah perkembangan kebudayaan Islam di Tanah Air dan Jawa Tengah. Seperti artefak pedang, mushaf Alquran kuno, mushaf Alquran terbesar, gamelan dan replika benda bersejarah lainnya. Termasuk maket Masjid Agung Jawa Tengah dan Masjid Kudus.

Salah satu pengunjung, Anis mengatakan, dirinya sengaja berkunjung ke sini karena penasaran dengan payung ikonik di MAJT, seperti masjid yang ada di Arab Saudi. Apalagi masjid ini terdapat menara Al-Husna jadi sekalian ingin mencoba naik ke atas.
“Kalau saya tertarik pada toropong yang ada di atas lantai 19, bisa melihat pemandangan dari atas. Selain itu, di dalam menara juga ada museum menambah daya tarik wisata terutama perkembangan kebudayaan Islam,” imbuhnya, saat ditemui dilokasi MAJT, Senin, (11/7/2022).

Sementara, Ketua Pengelola Pelaksana (PP) MAJT Prof Dr KH Noor Achmad mengatakan, kunjungan wisata di MAJT sudah dibuka full untuk wisata religi. Saat ini mulai terlihat pengunjung baik rombongan dengan menggunakan bus maupun sendiri-sendiri, membuat parkir kendaraan mulai terisi.

“Sebelumnya aktivitas wisata berhenti total imbas Pandemi Covid-19. Kini parkir bis, rombongan mulai ada, Alhamdulillah mulai ramai lagi. Saat ini pemasukan dari parkir pengunjung sekitar 80-85 persen, termasuk wisata museum dan menara saat ini mulai dibuka lagi,”pungkasnya. (HS-06)

Ganjar Beri Peringatan Keras usai Lantik 126 Kepala Sekolah

Tim Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Terjadinya Kebakaran Swalayan di Kendal