in

Kumpulkan Sampah, Karang Taruna Margahayu di Sragen Bantu Warga Kurang Mampu

Para pemuda Karang Taruna Margahayu Dukuh Sepat, Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Sragen mengumpulkan sampah anorganik dan barang bekas. Hasil penjualan barang-barang itu, digunakan untuk membeli sembako membantu warga kurang mampu. (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Sudah dua tahun, para pemuda Karang Taruna Margahayu Dukuh Sepat, Desa Sepat, Kecamatan Masaran, berusaha membantu warga kurang mampu di wilayahnya.

Mereka mengumpulkan sampah anorganik dan barang rosok, dari warga di dukuh itu. Barang-barang itu kemudian dijual. Hasilnya digunakan membeli sembako, untuk dibagikan kepada warga kurang mampu.

“Kegiatan ini sudah dari Desember 2018 atau sudah 12 kali melakukan donasi sampah dari seluruh warga dukuh Sepat, yang berjumlah 6 RT atau sekitar 250 keluarga,” kata Giyanto, Kasi Pelayanan Masyarakat Desa Sepat, Masaran, Minggu (22/11).

Giyanto pun menceritakan bagaimana ide kegiatan sosial ini terbentuk. Menurut dia, ide para pemuda itu muncul, ketika melihat kondisi ekonomi sebagian masyarakat yang kurang mampu. Saat itu mereka mencari cara agar bisa berbuat sesuatu untuk membantu.

Pada saat yang sama, di wilayah itu juga banyak terdapat sampah anorganik dan barang-barang bekas yang tak lagi digunakan. Jika barang-barang itu hanya disimpan atau ditumpuk, maka justru dapat menjadi sarang nyamuk. Apalagi jika di sampah-sampah tersebut kemudian digenangi air, maka akan menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti pembawa virus demam berdarah.

Karena itulah kemudian para pemuda Karangtaruna Margahayu, setiap dua bulan berkeliling dukuh untuk mengambil sampah botol, kardus, kaleng dan berbagai barang bekas. Warga pun mendukung kegiatan mereka, dengan terlebih dulu mempersiapkan barang-barang itu di depan rumah masing-masing.

“Selanjutnya dikumpulkan di halaman rumah Pak Giman (warga Sepat RT 31), kemudian disortir berdasarkan jenis sampahnya, lalu dijual kepada pengepul. Uang hasil penjualan tersebutlah yang nantinya akan dibelikan sembako senilai Rp 70.000 per paket, dan disalurkan kepada 12-15 KK warga yang membutuhkan,” katanya.

Dia menegaskan kegiatan donasi sampah itu bersifat sukarela, tidak ada paksaan. “Yang mau berdonasi, kami fasilitasi penjemputan di depan rumahnya. Jadi kalau ada warga yang mau menjual sendiri barang-barang itu, ya dipersilakan. Kami tidak melarang,” ujar Giyanto.

Ketua Karang Taruna Margahayu, Sulardi mengatakan para pemudanya tidak ada rasa gengsi atau malu, sebab mereka tahu hal itu untuk kebaikan dan dijalankan dengan ikhlas. Respon warga pun menyambut kegiatan ini dengan antusias.

“Banyak warga yang menyumbangkan sampah, ada sekitar 90% lebih ikut berdonasi. Artinya kesadaran masyarakat dukuh Sepat tinggi. Selagi warga menyumbangkan sampahnya tanpa meminta imbalan tentunya para pemuda dengan sangat senang hati menerimanya,” ungkap Sulardi.

Dana yang terkumpul dari hasil penjualan sampah dan rongsokan hari ini senilai Rp.1.009.250.

“Alhamdulillah hari ini dana yang terkumpul bisa lebih dari Rp.1.000.000, ini merupakan dana terbanyak dari yang sebelumnya hanya sekitar Rp.500.000 sampai Rp. 900.000,” tambahnya.

Sulardi berharap, lebih banyak lagi masyarakat yang ikut bergabung dengan kegiatan donasi sampah ini agar semakin merata bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat juga semakin bisa menghargai sampah yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Melalui program Donasi Sampah, tidak lagi ada alasan untuk tidak membantu, karena hanya memanfaatkan sampah daur ulang yang dimiliki,” harapnya.

Kepala Desa Sepat, Mulyono mengapresiasi dan mendukung kegiatan positif donasi sampah dari karang taruna Margahayu yang dinilai sangat bagus dan bisa membantu masyarakat sekitar.

“Pemerintah Desa Sepat sangat mendukung dan mendukung kegiatan ini berharap bisa berkembang di Dukuh lain, meskipun beberapa Dukuh sudah mulai namun belum maksimal seperti di Dukuh Sepat ini,” ujar Mulyono. (HS-08)

Share This

Polres Banjarnegara Pasang Spanduk Peringatan Rawan Bencana

Pasien Corona di Kabupaten Magalang Tambah 171 Orang