in

Kuliah Sambil Berorganisasi, Arsha Raih Penghargaan Pilmapres LLDIKTI Wilayah VI

Arsha Raulnadi Trikusuma mahasiswa Universitas PGRI Semarang raih penghargaan pemilihan mahasiswa berprestasi 2021, Anugerah MBKM LLDIKTI Wilayah VI.

 

BAGI Arsha Raulnadi Trikusuma, menuntut ilmu tidak hanya sekadar datang ke kampus, kuliah, lalu pulang ke kos atau rumah. Namun, juga aktif dalam kegiatan lain di luar perkuliahan seperti mengikuti organisasi, komunitas, dan kegiatan lainnya.

“Bagi saya dengan aktif berkegiatan di berbagai organisasi atau komunitas, mampu memberikan manfaat. Kita bisa belajar tentang banyak hal, seperti leadership, kerja sama, bagaimana membangun komunikasi yang baik antar-anggota, dan manfaat lainnya,” papar mahasiswa S1 Program Studi Informatika Universitas PGRI Semarang tersebut, kepada halosemarang.id, Kamis (26/8/2021).

Selain menjalani kuliah, dirinya tercatat aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kajian Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (KIPM).

“KIPM merupakan UKM yang bergerak di bidang penalaran mencakup penelitian, penulisan karya ilmiah, dan pengabdian masyarakat,” jelas Ketua Umum UKM KIPM itu.

Selain itu, Arsha juga tergabung dalam komunitas Google Developer Student Clubs (DSC) di kampusnya.

“Saya juga merupakan DSC Lead untuk Universitas PGRI Semarang. DSC merupakan suatu program dari Google yang diperuntukkan bagi mahasiswa di seluruh dunia, dalam membangun sebuah komunitas di masing-masing kampus untuk belajar teknologi bersama, serta menyelesaikan masalah sekitar dengan teknologi,” terangnya.

Ia menyampaikan, setiap tahunnya Google selalu melakukan seleksi untuk mencari DSC Lead bagi masing-masing kampus yang ada di seluruh dunia.

Selain mengikuti organisasi dan komunitas, dirinya juga mencoba belajar dan menambah pengalaman dengan menjadi Asisten Praktikum mata kuliah Arsitektur dan Organisasi Komputer di Program Studi Informatika.

Materi yang diajarkan dalam praktikum tersebut antara lain perakitan dan pengenalan bagian-bagian komputer, instalasi sistem operasi, serta pengenalan mikrokontroler untuk bidang IoT (Internet of Things).

“Saat ini, saya juga tengah mengikuti salah satu program Kampus Merdeka dari Kemdikbud yaitu Bangkit. Bangkit merupakan program dari Kemdikbud bekerja sama dengan Google, Gojek, Traveloka, dan Tokopedia untuk seluruh mahasiswa di Indonesia dalam mempersiapkan karir di masa depan khususnya dalam bidang teknologi dan informasi,” terang Arsha lebih jauh.

Tahun ini terdapat 3.000 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi dan terbagi dalam tiga alur belajar antara lain Mobile Development, Machine Learning, dan Cloud Computing.

“Di program ini saya memilih alur belajar Mobile Development,” katanya.

Selain mengikuti salah program kampus merdeka, sebelumnya dirinya juga mengikuti beberapa program lain dari Kemendikbud Ristek, khususnya di bidang kompetisi tingkat nasional seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Kompetisi Inovasi Bisnis Mahasiswa (KIBM), dan Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PKMI).

Bahkan, dari beberapa kompetisi yang pernah diikutinya, Arsha berhasil lolos pendanaan seperti PKM bidang Karsa Cipta tahun pendanaan 2020 dengan judul “Branket: Brankas dengan Sistem Penguncian dengan Pola Ketukan Berbasis Arduino”, serta KIBM tahun pendanaan 2020 dengan ide usaha “Face.in Virtual Meeting Organizer”.

“Saya senang mengikuti lomba-lomba dari berbagai instansi, khususnya di bidang karya tulis ilmiah dan desain poster mulai dari tingkat universitas hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Diungkapkannya, berbagai kegiatan di luar perkuliahan yang diikutinya tersebut, sangat bermanfaat bagi mahasiswa, termasuk dirinya.

“Ketika menjadi mahasiswa, banyak sekali peluang untuk mengumpulkan pengalaman sebanyak-banyaknya, karena banyak program-program yang diperuntukkan kepada mahasiswa dibandingkan ketika sekolah atau setelah lulus kuliah,” ungkapnya.

Tidak hanya di bidang penalaran, banyak juga program-program di bidang non-akademik seperti olahraga atau kesenian untuk tingkat mahasiswa.

“Semua bergantung pada minat dan keseriusan masing-masing mahasiswa. Tinggal bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan peluang-peluang tersebut, terutama untuk bekal di masa depan,” bebernya.

Dengan segudang pengalaman akademik, Arsha sukses meraih penghargaan pemilihan mahasiswa berprestasi 2021. Anugerah MBKM LLDIKTI Wilayah VI merupakan sebuah bentuk apresiasi yang diberikan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI kepada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Tengah yang telah mengimplementasikan kebijakan Merdeka Belajar:

Kampus Merdeka, serta melakukan pengelolaan PTS yang baik dan sehat.

Selain memberikan penghargaan kepada PTS di Jawa Tengah yang telah mengimplementasikan kebijakan MBKM, LLDIKTI Wilayah VI juga memberikan penghargaan kepada tujuh mahasiswa berprestasi di Jawa Tengah yang akan mewakili tampil di Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tahun 2021 pada bulan September mendatang.

Rektor Universitas PGRI Semarang Dr Muhdi, SH, MHum mengapresiasi dan bangga dengan capaian Arsha yang lolos pada pemilihan mahasiswa berprestasi tahun 2021.

“Mahasiswa Universitas PGRI Semarang hampir tiap tahun meloloskan mahasiswa berprestasi. Hal ini sesuai dengan visi dan misi Universitas PGRI Semarang, yaitu unggul dan berjatidiri. Budaya akademik yang tercipta di kampus menjadikan proses yang sangat baik,” ucap Muhdi.(HS)

Share This

Serahkan Santunan Kematian, Bupati Pati Larang Adanya Potongan

Polda Jateng Akan Terapkan Kembali Penyekatan Bagi Pengendara Yang Hendak Masuk Ke Jawa Tengah, Ini Alasannya