Kukuhkan FKUB, Bupati Purworejo Minta Tokoh Agama Bantu Pemkab

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, mengukuhkan pengurus dan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purworejo, masa bakti 2021-2023, di Pendopo Kabupaten. (Foto : Purworejokab.go.id)

 

HALO PURWOREJO – Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, meminta agar para tokoh agama di wilayahnya, terus membantu pemerintah, dalam memutus rantai penularan Covid-19, yang tinggi kini belum usai.

Bahkan Ramadan 2021 ini menjadi Ramadan kedua umat Islam di Indonesia menjalankan ibadah puasa dalam masa pandemi Covid-19.

Permintaan itu disampaikan Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, saat mengukuhkan pengurus dan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purworejo, masa bakti 2021-2023, di Pendopo Kabupaten.

Pada pengkuhan tersebut, KH Habib Sholeh ditunjuk sebagai Ketua FKUB Kabupaten Purworejo.

Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, Forkopimda dan Sekda turut hadir menyaksikan pengukuhan.

Bupati berharap, kepengurusan FKUB dapat membantu Pemkab Purworejo dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan umat beragama, di Kabupaten Purworejo.

Sebagai wilayah yang penduduknya beragam dengan mobilitas tinggi, Kabupaten Purworejo memang sangat rentan terhadap terjadinya gesekan antarumat beragama.

Menurutnya, peran FKUB sangat strategis, sebagai wadah kerukunan antar umat beragama.

Selain itu FKUB juga berperan, sebagai mitra konsultatif bagi Pemerintah daerah dalam memberikan rekomendasi kebijakan terkait dengan kerukunan umat beragama di Kabupaten Purworejo.

Harapannya kedepan dapat terus tercipta kerukunan dan keharmonisan umat beragama, yang sangat penting untuk mendukung terlaksananya pembangunan daerah dan pembangunan nasional.

“Berkumpulnya para tokoh dari berbagai agama dalam satu forum kerukunan seperti ini, mencerminkan bahwa kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Purworejo telah terwujud dengan baik,” kata dia, seperti dirilis Purworejokab.go.id.

Melalui para tokoh agama yang sekaligus juga menjadi pemuka masyarakat di lingkungannya masing-masing, Bupati berharap agar nilai-nilai kebersamaan dan jati diri bangsa yang santun, penuh toleransi serta prinsip-prinsip musyawarah dan kekeluargaan dalam menyelesaikan berbagai masalah, dapat ditumbuh kembangkan.

“Kita semua harus tetap memelihara komitmen para pendahulu kita, para pendiri negeri tercinta ini, yang sejak awal telah menyadari keberagaman kita. Sejak awal kita telah dibekali dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.