KSR PMI Kota Semarang Selenggarakan Pendidikan Dasar Bagi Anggota

Pendidikan dasar XXIX tahun 2021 calon anggota baru relawan KSR. (Dok/KSR PMI Kota Semarang).

 

HALO SEMARANG – Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang melalui Korps Sukarela (KSR) menyelenggarakan pendidikan dasar bagi calon anggota baru relawan KSR.

Pendidikan dasar (Dikdas) XXIX tahun 2021 ini dibuka secara langsung oleh Sekretaris PMI Kota Semarang, Surachman, di Markas PMI Kota Semarang, Sabtu (6/3/2021).

Dalam sambutannya, Surachman memberikan apresiasi terhadap calon anggota baru karena memiliki panggilan hati untuk kemanusiaan.

“Relawan PMI harus ikhlas. Anda harus mengikuti pendidikan latihan selama 120 jam. Unit markas adalah unit pengendali yang ada di Semarang ini selalu tampil di tengah masyarakat,” tutur Surachman.

“Maka dari itulah harus mengikuti pendidikan 120 jam supaya menjadi relawan yang profesional. Kita harus bisa menolong dengan baik dan selamat,” sambungnya.

Kegiatan dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di Aula Markas PMI Kota Semarang.

Dalam proses perekrutan terdapat 120 pendaftar anggota baru, akan tetapi diseleksi menjadi calon anggota KSR sebanyak 63 orang dan dari Politeknik Bina Trada Semarang (Polbitrada) sebanyak 15 orang.

Senada, Komandan Unit KSR Puji Irawan, berharap kepada calon anggota baru agar dapat bertahan hingga akhir pendidikan dasar selesai, dan dinyatakan resmi menjadi anggota KSR.

“Generasi muda inilah para penerus dari kami. Selamat datang saya ucapkan. Selamat menempuh pendidikan dan materi. Teman-teman di sini belajar, bagaimana sih cara menjadi relawan yang berkualitas, berkarakter, tidak hanyak eksis di lokasi bencana,” katanya.

Apabila telah menempuh pendidikan dasar selama lima hari, maka anggota KSR akan mendapatkan sertifikat.

Baru setelah itu, calon anggota yang resmi menjadi anggota KSR akan mendapatkan pelatihan lanjutan, yaitu spesialisasi sesuai dengan minatnya masing-masing.

Mulai dari pertolongan pertama, Dapur umum, PSP (Psikososial Support Programe), RFL (Restory Family Link), perawatan keluarga, WASH (Water And Sanitasi Hygiene), Assessment (Identifikasi dan analisa atas sebuah situasi tertentu), logistik dan lain sebagainya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.