in

Krisis Lengkap Melanda Barcelona

Joan Laporta/dok

 

HALO SPORT – Barcelona mengalami krisis yang lengkap pada musim 2021-2022. Selain krisis nonteknis, klub Catalan juga dilanda masalah teknis yang serius.

Salah satu sektor yang paling menjadi sorotan saat ini adalah bidang keuangan. La Blaugrana dikabarkan memiliki utang yang sangat banyak.

Utang yang menumpuk itu akhirnya membuat mereka kehilangan Lionel Messi yang pindah ke Paris Saint-Germain.

Los Cules juga terpaksa meminjamkan penyerang Antoine Griezmann ke Atletico Madrid.

Berbagai cara telah dilakukan manajemen Los Azulgrana untuk mengurangi tanggungan tagihan gaji mereka.

Namun, sektor keuangan masih dalam kondisi yang sangat sulit.

Barca dikabarkan berutang kepada 17 klub berbeda dengan total sebesar 231,2 juta euro (sekitar Rp 3,8 triliun).

Utang terbesar kepada Ajax Amsterdam, yakni 48 juta euro untuk pembelian Frenkie de Jong dan Sergino Dest.

Barca juga berutang kepada Juventus senilai 39 juta euro untuk pembelian Miralem Pjanic.

Barca, yang kini dipimpin Joan Laporta, masih memiliki utang kepada Liverpool untuk pembelian Philippe Coutinho sebesar 13 juta euro.

Dari sejumlah utang itu, paling tidak 115,7 juta euro (Rp1,9 triliun) yang harus mereka bayarkan dalam jangka pendek.

Barcelona juga mencatatkan kerugian yang sangat besar.

Selama musim 2020-2021, mereka mengalami kerugian 481 juta euro (Rp 7,9 triliun).

Ketika sisi nonteknis amat berat, sektor teknis ikut terpengaruh. Sergio Busquets dan kolega tampil seperti tim semenjana belakangan ini.(HS)

Share This

Apresiasi Performa The Baby Alien

Ingin Buat Lawan Lebih Tertekan