KPU Santuni Penyelenggara Pilkada yang Kecelakaan Kerja

Penyerahan santunan kepada ahli waris anggota PPS dan PPK di aula KPU Kabupaten Boyolali, Rabu (3/2). (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang mengalami kecelakaan kerja, ketika bertugas dalam Pilbup 2019 di Kabupaten Boyolali, mendapat santunan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bantuan tersebut diterima oleh para ahli waris, di aula KPU Kabupaten Boyolali, Rabu (3/2).

Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Boyolali, Muhammad Abdullah menjelaskan bahwa santunan tersebut diberikan kepada empat orang yang meninggal dunia dan dua orang mengalami kecelakaan dengan luka ringan atau berat.

- Advertisement -

“Untuk jumlah santunannya untuk meninggal dunia adalah Rp 25 juta, untuk yang luka ringan Rp 8.250.000. Ini adalah salah satu bentuk partisipasi dari KPU Boyolali, untuk memberikan santunan kepada kecelakaan kerja,” ungkapnya.

Empat orang yang meninggal tersebut, yakni Bambang Joko Kinasih sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Cerme, Kecamatan Juwangi; Umi Basiroh, anggota PPS Desa Catur, Kecamatan Sambi; Waluyo seorang staf sekretariat PPS Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari; dan Hani Indriyatmoko, Ketua PPS Desa Babadan, Kecamatan Sambi.

Selain itu, dua orang yang mengalami luka akibat kecelakaan, juga mendapatkan santunan. Keduanya yakni Agus Kasim seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Ampel dan Reno Edy Purwanto seorang anggota PPK Kecamatan Ngemplak.

“Terima kasih. Semoga KPU semakin maju,” ungkap salah satu ahli waris yang menerima santunan, Yudi Ismanto.

Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Totok Eko Yudi Priatmo mengapresiasi kerja keras badan adhoc yang gugur saat bertugas.

“Terima kasih atas peran dan pengabdiannya,” ungkapnya singkat. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.