KPU Kendal: Pemilih Wajib Pakai Masker, Bawa Alat Tulis Sendiri, Dan Pakai Sarung Tangan Sekali Pakai

Foto ilustrasi Pilkada 2020.

 

HALO KENDAL – Dalam rangka mencegah penularan Covid-19, pada saat Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di tengah masa pandemi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal telah menyiapkan sejumlah antisipasi.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria, saat pendidikan politik bagi masyarakat di Balai Kelurahan Ketapang, Kendal Kota, Rabu (21/10/2020).

Menurutnya, pemungutan suara akan dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga pukul 13.00 WIB.

“Pemilih wajib memakai masker saat datang ke TPS, membawa alat tulis sendiri, dan datang pada waktu yang telah ditentukan sesuai yang tertera diundangan,” terangnya.

Dikatakan, semua pemilih saat memasuki TPS akan dicek suhu tubuhnya terlebih dahulu oleh petugas.

“Jika terdapat pemilih yang memiliki suhu tubuh 37,3 derajat celcius atau lebih, yang bersangkutan diarahkan untuk menggunakan hak pilihnya di bilik khusus yang telah disediakan,” terang Hevy.

Dijelaskan, nantinya pemilih akan diarahkan untuk menggunakan hak pilihnya di tempat khusus dengan pendampingan dari petugas.

“KPPS juga harus menggunakan sarung tangan sekali pakai,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Hevy, setelah selesai memilih, pemilih diteteskan tinta pada jarinya dengan dibantu oleh Petugas KPPS.

“Apabila terdapat saksi dan pengawas TPS yang memiliki suhu tubuh 37,30 derajat celcius atau lebih, yang bersangkutan tidak dapat mengikuti pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.

“Yang bersangkutan kemudian akan diganti oleh saksi dan pengawas TPS lainnya,” tandas Hevy.

Terkait lokasi TPS, menurutnya harus berada pada ruang terbuka dan atau tertutup, yang dibuat untuk mempermudah dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.

“Ukuran TPS dibuat dengan mengatur jarak antarpetugas dan pemilih yang ada di dalam dan di luar TPS. Pengaturan jarak antarbilik suara paling kurang 1 meter,” imbuhnya.

Lebih lanjut Hevy menambahkan, pemungutan suara di Pilkada Kendal 9 Desember mendatang, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Pemilih mencoblos dengan paku yang telah disediakan dan anggota KPPS melakukan sterilisasi paku secara berkala dengan disinfektan,” pungkas Hevy.

Sementara pemilih yang sedang menjalani rawat inap, isolasi mandiri dan atau positif terinfeksi berdasarkan data Satgas Covid-19, dapat menggunakan hak pilihnya di TPS yang berdekatan dengan rumah sakit.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.