KPU Boyolali Tetapkan Model Surat Suara Untuk Pilbup

Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin (Kiri) saat menyerahkan hasil desain surat suara yang sudah ditepakan kepada Calon Bupati Boyolali M Said Hiodayat (tengah) disaksikan Calon Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan (kanan), di Kantor KPU Boyolali, Jumat (16/10/2020). (Foto : http://boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali dan calon Bupati dan Wakil Bupati Boyolali, telah menyetujui desain surat suara mendaftar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Persetujuan disahkan dengan penandatangan persetujuan, di aula kantor setempat, Jumat (16/10/2020). Seperti diberitakan boyolali.go.id, lebar Surat Suara Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 itu adalah 18 sentimeter, tinggi  23 sentimeter, dan berlatar merah putih. Selain itu terdapat logo Boyolali di kanan atas dan logo KPU di kiri atas.

Untuk foto pasangan Calon Said – Iwan, berada di kiri. Adapun untuk sebelah kanan, gambar kosong (Putih)

“Sudah disetujui secara resmi oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati. Ke depan akan segera kami lakukan pencetakan untuk bahan sosialisasi dan logistik, pada 9 Desember 2020,” kata Ketua KPU Kabupaten Boyolali, Ali Fahrudin.

Surat suara yang akan dicetak sejumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni 796.844, ditambah dua setengah persen dari jumlah DPT tersebut. Di antara jumlah tersebut, terdapat 1.200 penyandang disabilitas yang memiliki hak suara.

Di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) seperti sekarang, pihaknya akan menyiapkan lima bilik suara di masing masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Empat bilik suara di tempatkan di dalam TPS, adapun satu bilik suara ditempatkan di luar TPS. Satu bilik di luar TPS, khusus untuk pemilih yang ketika diukur, suhu tubuhnya lebih dari 37,3 derajat celsius.

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dan Wahyu Irawan, berharap persetujuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyosialisasikan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Apapun itu jauh lebih baik ketika kita bersama masyarakat terus mensosialisasikan dan menjaga kesehatan di antara kita semua,” pungkasnya yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Boyolali. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.