KPRI Subur Blora Diharapkan Berinovasi Kembangkan Usaha

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Blora Ir Hj Reni Miharti M Agr Bus ketika memberi sambutan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia “Subur” Tutup Buku 2020, di gedung PKPRI Blora. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Blora Ir Hj Reni Miharti M Agr Bus, berharap Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “Subur” yang sudah berjalan, dapat berinovasi untuk mengembangkan usaha di bidang pertanian.

“Tidak hanya melayani pinjaman saja, tetapi bisa lebih berinovasi mengembangkan usaha. Saya ingin ada Toko Tani “Subur” yang dikelola koperasi, dengan menyediakan seperti bibit dan lainnya untuk pertanian,” kata Reni Miharti, ketika memberi sambutan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI “Subur” Tutup Buku 2020, di gedung PKPRI Blora, Kamis (25/3).

Pihaknya mengapresiasi terselenggaranya RAT KPRI “Subur”  Tahun Buku 2020 dan mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan pengawas yang telah bekerja dengan baik.

“Forum ini sebagai media silaturahmi, baik yang masih aktif maupun yang sudah purnabakti. Biasanya, bagi yang sudah pindah tugas, itu keluar dari anggota koperasi. Tetapi ini justru tidak dan masih aktif bersama di Koperasi Subur,” karta dia, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Dalam RAT ini, menurut Reni, juga dirangkaikan dengan pemilihan pengurus masa bakti 2021-2024.

“Saya minta pemilihan pengurus, nanti bisa diikuti dengan baik. Sehingga ke depan koperasi ini lebih bisa mensejahterakan dan memberi pelayanan yang lebih baik. Kami sampaikan terima kasih kepada pengurus lama, yang telah bekerja dengan maksimal,” tambahnya.

Dirinya juga menginformasikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), bahwa mulai April 2021, ada kebijakan dari Pemkab melalui Baznas, bahwa gaji akan dipotong 2,5 persen.

“Saya berharap kebijakan ini bisa diterima dengan legowo. Sekaligus ini juga saya sampaikan bahwa sejak 12 Maret 2021, pelayanan DPKP pindah di Jalan Raya Blora-Rembang Desa Sendangharjo. Tetap semangat, tetap beri pelayanan terbaik, khususnya petani,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua KPRI “Subur”, Suwito meyampaikan laporan dan permohonan maaf jika selama mengelola koperasi ada yang tidak berkenan kepada anggota.

“Saya ini ketua yang sebentar lagi demisioner, maka kedepan kami berharap denga kepengurusan baru menjadi lebih baik, sekaligus mohon maaf jika ada yang tidak berkenan,” kata Suwito.

Suwito menyampaikan jumlah anggoto Koperasi Subur per tanggal 31 Desember sebanyak 219 orang, sedangkan pada tahun 2019 berjumlah 228 orang. Rinciannya, masuk 5, keluar 14 orang.

Kemudian permodalan Koperasi Subur, terdiri modal sendiri dan modal internal tahun 2020 sebesar Rp 3.796.702.949,00. Sedangkan tahun 2019 sebesar Rp 3.725.410.425,00.

Sementara itu Ketua Pengawas KPRI “Subur”, Ir Mulyadi, menyampaikan selama ini koperasi berjalan cukup baik dan sesuai dengan rencana.

“Namun ada catatan, bagi yang masuk karegori merah, supaya bisa segera menyelesaikan atau melunasi pinjaman, bisa dicicil,” kata dia.

Kepada pengurus yang baru nantinya disarankan memprogramkan pendidikan dan pelatihan koperasi.

“Hal itu sangat penting, karena manfaat koperasi bagi PNS sangat besar, sehingga perlu kita uri-uri untuk kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Kepala Bidang Koperasi Dindagkop UKM Blora, Drs Edy Suprapto yang hadir mewakili Kepala Dindagkop UKM Blora, Sarmidi SP MM, dalam arahannya menyampaikan KPRI “Subur”  harus melakukan inovasi karena saat ini Koperasi disejajarkan dengan Badan Usaha yang lain.

“Maka kami sangat mengapresiasi dan mendukung adanya inovasi. Bimtek perlu dilakukan, karena saat ini persaingan dan perkembangan simpan pinjam sangat ketat. Silahkan mempelajari kembali Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan Pelindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah,” kata Edy Suprapto.

Ia juga menyebut akronim Koperasi Subur, yakni Sedyo Utomo Bangun Urip Rerukunan.

Pada kesempatan itu, mantan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Blora Ir H Bambang Sulistya M MA selaku penasihat Koperasi Subur, menyampaikan ada kerinduan dari masa lalu.

“Betapa pentingnya koperasi di instansi. Maka saya harapkan memilih pengurus yang amanah, bersih, cerds dan disiplin serta memiliki dedikasi yang tinggi untuk mensejahterakan anggota. Sungguh, hari ini saya merasa bangga, diundang di RAT ini. Dari tepuk tangan yang hadir, ada kerinduan dari masa lalu,” ungkapnya.

RAT berjalan lancar dan tertib serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan dihadiri pengurus PKPRI Kabupaten Blora serta dimeriahkan dengan pembagian doorprize. (HS-08).

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.