in

Kota Pekalongan Salurkan 161 Kartu Jateng Sehat

Wakil Wali Kota Pekalongan H Salahudin STP didampingi Plt Kepala Dinsos P2KB Kota Pekalongan, Ir Budiyanto Mpi MHum, dan lurah Poncol, Tikto Wibowo AMd menyerahkan secara simbolis bantuan kepada warga, di Kelurahan Poncol. (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan tengah menyalurkan bantuan Kartu Jateng Sehat (KJS) kepada 161 penerima di empat kecamatan. Bantuan ini diberikan kepada warga yang tidak produktif, dengan kriteria penyandang disabilitas, lansia, keluarga tidak mampu, dan warga yang menderita penyakit kronis seperti stroke, TBC, kanker dan penyakit kronis lainnya yang ditentukan oleh tenaga medis.

KJS juga diberikan pada warga yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau progam lainnya.

Wakil Wali Kota Pekalongan H Salahudin STP didampingi Plt Kepala Dinsos P2KB Kota Pekalongan, Ir Budiyanto Mpi MHum, dan lurah Poncol, Tikto Wibowo AMd menyerahkan secara simbolis bantuan kepada warga, di Kelurahan Poncol, Rabu (2/6).

Salahudin menyampaikan bahwa bantuan tersebut, diharapkan dapat betul-betul dimanfaatkan dan digunakan semestinya, sesuai peruntukannya. Misalnya untuk masa pemulihan, perbaikan gizi dan meningkatkan daya tahan tubuh.

“Mereka yang menerima, yang belum tersentuh sama sekali program kesejahteraan sosial dari pemerintah. Sehingga mereka dapat terlindungi khususnya dari sisi kesehatan, apalagi di masa pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir,” kata Salahudin, seperti dirilis Pekalongankota.go.id.

Plt Kepala Dinsos P2KB, Budiyanto, menjelaskan dari 161 penerima bantuan tersebut, sebanyak 42 di antaranya adalah warga Kecamatan Pekalongan Timur, Kecamatan Pekalongan Barat sejumlah  41, Kecamatan Pekalongan Selatan sejumlah 25, dan Kecamatan Pekalongan Utara sebanyak 53 penerima manfaat.

Lanjutnya, besaran bantuan adalah 250.000 per bulan, yang diterimakan setiap 3 bulan sekali selama satu tahun. “Data penerima kami sortir dan dikoordinasikan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Data tersebut selalu diperbarui setiap bulan, dan yang tidak berhak dapat digantikan oleh orang lain,”terang Budiyanto.

Pihaknya juga akan mengusulkan kembali data warga sesuai kriteria apabila ada penambahan data susulan melalui Dinas Sosial provinsi Jateng.

“Bagi masyarakat yang tidak mampu serta belum mendapatkan bantuan apapun, kami juga usulkan di program lain seperti bantuan jaminan hidup, bansos beras, dan program lainnya,” katanya. (HS-08)

Share This

Matangkan Pembangunan TOD, Pemkot Segera Audiensi dengan Kementerian BUMN

PPDB di Kota Pekalongan Mulai 21 Juni