in

Korlantas Polri Sebut Layanan Samsat Digital Hindari Perilaku Koruptif Anggota

Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kahadiran pelayanan Samsat berbasis digital, selain untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan, juga mencegah anggota Polri melakukan korupsi. Hal itu karena melalui sistem digital, pengelolaannya menjadi lebih transparan dan akuntabel.

“Mengurangi terjadi perilaku koruptif dan menghilangkan budaya koruptif dari anggota,” kata Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus, dalam Rapat Koordinasi Pembina Samsat Tingkat Nasional di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (10/12).

Yusri menjelaskan, Samsat digital merupakan wujud pelayanan prima dari Polri kepada masyarakat. Pelayanan Samsat digital juga memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.

“Bagaimana kita memudahkan masyarakat di masa Covid-19 ini, tidak terjadi satu interaksi masyarakat dengan petugas,” kata Yusri, seperti dirilis Humas.polri.go.id.

Lebih jauh, Yusri mengatakan pihaknya bakal berkolaborasi dengan dua instansi lainnya, dalam pelayanan Samsat berbasis digital ini. Kedua intansi tersebut adalah Jasa Raharja dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Kita mengharapkan adanya satu hasil rencana strategic yang akan kita rumuskan bersama disini dalam hal berkolaborasi, bagaimana pelayanan prima terhadap masyarakat itu bisa tercapai pelayanan digital,” kata Yusri. (HS-08)

Guru Perkosa Belasan Santri, Izin Operasional Pesantren Manarul Huda Antapani Bandung Dicabut

Kapolsek Purbalingga Sosialisasi Vaksinasi kepada Wali Murid SMP Negeri 5