Kopi Arab, Menu Khas Buka Puasa di Masjid Layur Semarang

Kopi Arab dan menu buka puasa di Masjid Layur Semarang.

 

HALO SEMARANG – Masjid Layur atau Masjid Menara Semarang yang terletak di Jalan Layur, Kelurahan Dadapsari, Semarang Utara mempunyai keunikan tersendiri yang hanya bisa ditemui saat bulan Ramadan.

Masjid tersebut sudah lama selalu menyuguhkan minuman khas bernama Kopi Arab yang beraroma rempah untuk menu buka puasa.

“Sudah lama sekali, sebelum saya lahir sudah menjadi menu khas buka puasa di sini (Masjid Menara),” ucap Farhan salah satu jamaah yang ditemui di sekitar masjid baru-baru ini.

Kopi Arab dibuat dengan merebus dahulu rempah-rempah yang terdiri dari serai, daun pandan, jahe, kayu manis, daun jeruk, kapulaga, dan cengkeh.

Kemudian rebusan rempah itu disaring ke dalam teko untuk diseduh dengan kopi di cangkir kecil dan dihidangkan dengan makanan menu buka puasa lainya.

“Rasanya enak, adem di tenggorokan dan perut,” tuturnya.

Perlu diketahui, Masjid Layur ini dibangun pada tahun 1802 Masehi oleh sejumlah saudagar dari Yaman yang bermukim di Semarang.

Sampai sekarang masjid ini masih terus dirawat oleh yayasan masjid setempat, sebagai upaya pelestarian cagar budaya dan sebagai masjid tua kebanggaan Kota Semarang.

Ternyata menara masjid ini dulunya digunakan sebagai mercusuar. Pada zaman dulu saat pelabuhan Semarang masih berada di “Kleine Boom”, di sekitaran Sleko-Jembatan Berok.

Setelah diresmikan Kalibaru, pelabuhan dan marcusuar pun berpindah, dan digantikan dengan ukuran yang lebih besar dan lebih tinggi di Mercusuar Williem III yang dibangun tahun 1883.

Setelah itu, bangunan mercusuar yang ada di Masjid Layur dialih fungsikan sebagai menara masjid oleh warga sekitar. Itulah mengapa bentuk bangunan masjid ini tidak sama seperti bentuk masjid pada umumnya di Indonesia.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.