in

Ratusan Pecinta Burung Macaw Adu Kontes di Kendal

Bupati Kendal Dico M Ganinduto membuka Kontes Burung Macaw Bupati Cup 2022 di Stadion Utama Kebondalem Kendal, Sabtu (18/6/2022).

HALO KENDAL – Dalam rangka mempererat silaturahmi para pecinta Burung Macaw, digelar ajang Kontes Bupati Cup 2022 di Kabupaten Kendal, yang diikuti 200 peserta dari seluruh tanah air, di Stadion Utama Kebondalem Kendal Sabtu – Minggu (18-19/6/2022).

Acara dibuka oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto, yang dilanjutkan dengan kontes eksibisi antara Burung Macaw milik Bupati dengan perwakilan Kontestan.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto usai membuka acara mengatakan, kegiatan ini dalam rangka silaturahmi para pecinta Burung Macaw di tanah air.

“Ada dari Jakarta, Jawa Timur dan beberapa daerah lain, hingga luar pulau Jawa, mereka ini solid. Ketika ada kontes, mereka semua hadir dan antusias mengikuti. Harapannya dengan digelarnya kontes ini, bisa memperkenalkan tempat-tempat wisata di Kabupaten Kendal kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Bupati, kegiatan ini dalam rangka kampanye dan pengumpulan donasi untuk pencegahan stunting di Kabupaten Kendal.

“Jadi di ajang ini, kita juga mengumpulkan donasi untuk penanganan stunting. Selain itu, kita mengedukasi kepada masyarakat, tentang upaya dan cara yang harus dilakukan, dalam rangka pencegahan stunting di Kabupaten Kendal kepada masyarakat,” imbuh Dico.

Ketua Panitia, Wisanggeni Damar mengatakan, kontes ini digelar sebagai ajang memperkenalkan burung paruh bengkok, kompetisi ini juga untuk mendorong masyarakat serta komunitas penggemar burung paruh bengkok menggalakkan kegiatan penangkaran.

Dikatakan, dalam kontes ini dilombakan dua kelas, yakni Solo dan Flock, yang diikuti 150 hingga 200 peserta, dari berbagai komunitas di Indonesia.

“Tujuannya, agar mereka tidak hanya merawat burung paruh bengkok, melainkan juga turut mengembangbiakannya sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Supaya, lanjut Damar, keberadaan berbagai jenis burung paruh bengkok yang ada di Indonesia tetap lestari. Selain itu, acara ini juga untuk mendukung program Bupati Kendal dalam pencegahan stunting dengan charity.

“Jika tidak dirawat dan dilestarikan, bisa jadi akan punah. Mengingat populasi mereka di alam liar semakin berkurang akibat perburuan liar maupun rusaknya penebangan liar terhadap berbagai jenis pohon habitat asli mereka,” imbuhnya.

Sementara itu menurut salah satu peserta asal Tangerang Parrot Lovers (TPL), Titis Setiawan mengaku, TPL mengirimkan 30 burung Macaw dalam ajang Bupati Cup 2022 ini.

Dikatakan, sejak 2015, TPL selalu mengikuti ajang lomba burung Macaw di berbagai daerah di Indonesia.

“Kita sejak 2015 selalu mengikuti ajang ini. Alhamdulillah selalu dapat juara. Kalau nggak juara satu ya juara dua. Karena populasi burung di TPL banyak sekali. Jadi kemungkinan untuk juara sangat besar,” ungkapnya.

Dalam kontes ini, Burung Macaw yang terbang paling lama dan hinggap di lengan sang pemilik akan mendapatkan nilai tinggi.

Sedangkan untuk harga Burung Macaw, konon burung yang berasal dari Amerika Latin tersebut bisa mencapai Rp 30 juta dan yang pernah menjuarai kontes bisa mencapai Rp 50 juta per ekor. (HS-06)

Sepuluh Tahun Mengumpulkan dan Menjual Botol Bekas, Mbah Jumi’ah Bisa Kurban Sapi Tahun ini

Bulan Imunisasi Anak Nasional, Cilacap Targetkan 105 Ribu Anak