in

Konsumsi Ikan Laut Bisa Jadi Alternatif Disaat Pandemi PMK Hewan Ternak

Aktivitas nelayan di Bandengan usai melaut dan membawa hasil tangkapan ke penjual ikan dan TPI

HALO KENDAL – Turunnya harga ikan laut paska lebaran ini, dikarenakan hasil tangkapan ikan para nelayan melimpah. Hal ini diperkuat dengan tingginya pengeluaran masyarakat saat lebaran kemarin.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal Hudi Sambodo mengatakan, saat ini hasil tangkapan ikan dari nelayan melimpah, sehingga membuat harga ikan laut turun.

“Seperti di TPI Bandengan Kendal ini, karena musim ikan teri, cumi dan bandeng,harga turun rata-rata kisaran lima sampai sepuluh ribu,” ujarnya, Jumat (13/5/2022).

Dijelaskan, selama bulan puasa jarang nelayan yang melaut sehingga setelah lebaran hasil tangkapan ikan melimpah. Selain itu tingginya pengeluaran saat lebaran kemarin, membuat masyarakat belum berniat untuk membeli ikan.

Namun, lanjut Hudi, dirinya memprediksi dengan adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak terutama sapi dan kambing, masyarakat akan beralih sementara untuk mengkonsumsi ikan.

“Saat ini kan ada penyakit mulut dan kuku di hewan ternak, baik sapi maupun kambing terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Jadi kemungkinan besar, masyarakat akan beralih dan mengkonsumsi ikan. Sehingga penjualan ikan akan meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut salah satu pengepul hasil tangkapan ikan laut, Sugi, saat ini harga ikan teri kasar turun, dari tadinya Rp 12 ribu, kini turun menjadi Rp 7 ribu per kilogramnya.

Sedangkan harga cumi tadinya Rp 45 ribu turun jadi Rp 35 ribu. Harga turun ini selain sedang musim juga banyak nelayan yang mulai melaut.

“Dalam satu hari bisa mendapatkan sekitar satu sampai dua ton teri. Padahal kalau tidak musim, mencari satu ton saja susahnya bukan main,” ujar Sugi.

Sedangkan pedagang ikan di TPI Bandengan, Musaroh mengatakan, saat ini hampir semua jenis ikan mengalami penurunan harga antara Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogram.

Menurutnya, hal ini karena masih musim. Sehingga harganya turun, namun jika tidak musim harga ikan akan kembali naik.

“Biasanya menyesuaikan hasil tangkapan nelayan. Jika hasil tangkapan ikan nelayan melimpah, harganya pasti turun,” ujar Musaroh. (HS-06)

Presiden Jokowi Hadiri Jamuan Santap Malam Presiden Biden

Jurnalis Aljazeera Tewas di Tepi Barat, IJTI: Nodai Kemerdekaan Pers di Dunia