KONI Kota Semarang Gelar Pelatihan Dan Penanganan Cedera Atlet

Pelatihan untuk pencegahan dan penanganan cedera atlet yang digelar KONI Kota Semarang di Grand Candi Hotel, Sabtu (14/11/2020).

 

HALO SEMARANG – Dunia olah raga sangat rentan dengan insiden yang mengakibatkan cedera pada atlet.

Sebagai bentuk perhatian terhadap cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Semarang, digelar “Pelatihan Untuk Pencegahan dan Penanganan Cedera” di Grand Candi Hotel, Sabtu (14/11/2020).

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Kepala Dispora Kota Semarang, Suhindoyo dan dihadiri Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo dan 53 pengurus Induk Olah Organisasi Cabang Olah Raga (IOCO) di Kota Semarang.

Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara melalui Wakil Ketua Umum Heru Supriyono mengatakan, manajemen dalam organisasi sangat penting, mulai manajemen administrasi sampai penanganan atlet.

“Dunia olahraga sangat rawan terhadap kecelakaan yang mengakibatkan cedera terhadap atletnya. Dengan pelatihan ini diharapkan pelatih dan pengurus memahami bagaimana menangani atlet ketika mengalami cedera saat bertanding maupun saat latihan,” ujar Heru.

Lebih lanjut Heru menegaskan, pelatihan yang digelar ini sebagai bentuk perhatian KONI Kota Semarang terhadap atlet dan cabang olahraga yang ada di Kota Semarang.

“Saya meminta kepada pengurus IOCO untuk benar-benar menyerap ilmu dari para pemateri, sehingga ketika terjadi insiden terhadap atletnya bisa segera bertindak dengan benar,” pinta Heru.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo memberikan apresiasi atas kegiatan yang digelar KONI Kota Semarang.

“Pelatihan ini sangat bagus, karena olahraga itu rawan dengan insiden yang mengakibatkan cedera. Dengan pelatihan ini diharapkan kecelakaan atlet bisa dihindari. Dan seandainya terjadi insiden, bisa menanganinya dengan baik dan benar,” ujar Rahmulyo.

Rahmulyo juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman karena tidak bisa hadir secara langsung dalam pelatihan yang digelar KONI Kota Semarang.

Sementara Kadispora Kota Semarang Suhindoyo mengatakan, dalam hidup itu manusia membutuhkan dua hal yang penting, yakni kebutuhan ibadah dan kebutuhan kesehatan.

“Manusia butuh ibadah karena manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga apa yang dilakukan oleh manusia atas kehendak Tuhan dan kita harus berserah diri kepada-Nya,” ujar Suhindoyo.

Lebih lanjut Suhindoyo mengatakan, sebagai hamba Allah, manusia hanya meminta apapun kepada Allah, termasuk kesehatan.

“Kesehatan yang diberikan oleh Allah harus kita rawat dengan baik. Salah satu upaya menjaga kesehatan adalah dengan belajar. Seperti kegiatan hari ini, merupakan upaya menjaga kesehatan yang telah diberikan oleh Allah,” pungkas Suhindoyo.

Untuk diketahui, dalam pelatihan tersebut, KONI Kota Semarang menghadirkan para pakar, baik dari unsur dokter, olahragawan dan pakar kesehatan di bidangnya.

Para peserta diberikan tutorial cara penanganan cedera dan perawatannya. Para peserta praktik secara langsung di bawah arahan para pakar.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.