Konferensi Cabang Ke-8 Muslimat NU, Bupati Asip Ajak Pengurus Berusaha Menjadi Lebih Baik

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, ketika memberikan sambutan pada Konferensi Cabang Ke-8 Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Sabtu (16/1) di gedung NU Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni. (Foto : Pekalongankab.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, berharap seluruh pengurus Muslimat NU, agar memiliki spirit untuk menjadi lebih baik di masa depan.

Hal itu disampaikan Bupati, ketika memberikan sambutan pada acara Konferensi Cabang Ke-8 Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Sabtu (16/1) di gedung NU Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni.

β€˜β€™Kalau hari ini sama dengan hari kemarin berarti kita adalah orang-orang yang rugi. Kalau hari ini lebih jelek dari hari kemarin, maka kita termasuk jadi orang-orang yang celaka,’’ kata dia, seperti dirilis Pekalongankab.go.id.

- Advertisement -

Bupati Asip mengatakan, dengan spirit hari esok harus lebih baik dibanding hari ini, akan mempermudah para pengurus meningkatkan kinerja dalam rangka mengembangkan organisasi, sehingga tujuan besar organisasi akan lebih mudah dicapai.

Untuk itu, dia berharap etos kerja tersebut terus dipedomani, apalagi saat menyusun program kerja dan saat akan menempatkan personel-personel untuk menggerakan roda organisasi.

β€˜β€™Saya sering menyampaikan bahwa dinamika organisasi harus mempunyai spirit, kalau pengurus kemarin program kerjanya yang baik tentu harus kita pertahankan, karena ini prinsip statibility program yang menurut saya sangat layak untuk terus kita kembangkan,’’ jelasnya.

Selain itu dia juga menyampaikan bahwa pengurus Muslimat NU saat ini, harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Hal ini karena masyarakat semakin dinamis dan terus berkembang.

Karena itu, pengurus Muslimat NU juga perlu menyusun program-program yang kekinian, yang sesuai kondisi masyarakat sekarang. Juga perlu mengeksplorasi berbagai informasi, untuk menyusun program-program baru yang lebih baik.

β€˜β€™Insya Allah dengan cara seperti itu, maka kita tidak akan meninggalkan apa yang sudah diprogramkan oleh pengurus lama,’’ paparnya.

Dan dengan itu, lanjut Bupati Asip, tujuan besar berdirinya Nahdatul Ulama untuk mengentaskan kaum lemah, dhuafa, kaum yang tidak berdaya dan kaum-kaum terpinggirkan bisa terwujud.

β€˜β€™Dan sebagian besar dari mereka adalah perempuan, untuk itu disinilah peran muslimat berperan untuk mengentaskan permasalahan tersebut dengan mewujudkan cita-cita mulia Nahdatul Ulama,’’ Katanya.

Dalam kesempatan ini Bupati Asip juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus, baik pengurus cabang maupun pengurus ranting yang telah terus-menerus berjuang untuk memajukan organisasi guna mengelaborasi diri berkhidmat kepada nahdatul ulama.

β€˜β€™Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para pengurus dan tetaplah pedomani hal-hal yang harus kita lakukan,’’ kata dia. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.