Komunitas Tionghoa Kendal Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Pandemi

Wabup Kendal, Windu Suko Basuki saat menyalurkan bantuan kepada tunanetra di Kendal.

 

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal dan Komunitas Warga Tionghoa berikan bantuan sembako dan masker kepada warga terdampak Covid-19 di Markas Kodim 0715/ Kendal, Selasa (20/4/2021).

Dalam kesempatan itu, hadir Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto, Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kendal.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, dalam kesempatan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Kendal.

- Advertisement -

“Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara kita dari komunitas Tionghoa dalam rangka Hari Imlek telah memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Kabupaten Kendal, khususnya kepada warga tidak mampu dan para tunanetra,” ungkapnya.

Wabup Kendal yang akrab disapa Pakde Bas berharap, kegiatan ini bisa berlanjut dan berkesinambungan. Sehingga akan lebih bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Tentunya ini merupakan sebuah anugerah bagi kita karena masih ada saudara yang perhatian kepada masyarakat kecil,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto menyampaikan terima kasih kepada Persatuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia Jawa Tengah dan Persatuan Umat Buda Indonesia Jawa Tengah.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang sudah perhatian kepada masyarakat Kendal, terutama yang terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan, kegiatan ini adalah wujud harmonisasi kehidupan bernegara.

Menurutnya, ini adalah wujud perhatian masyarakat Tionghoa, serta bentuk toleransi bernegara.

“Bahwa perbedaan itu indah dan dapat ditularkan kepada masyarakat Kabupaten Kendal. Kita semuanya pastinya berharap, agar pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir. Tentunya dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang saat ini sedang melaksanakan vaksinasi,” harap AKBP Raphael Sandy.

Kapolres juga berpesan kepada masyarakat Kabupaten Kendal yang memiliki sanak saudara di luar kota untuk tidak pulang atau mudik dulu, karena pandemi masih ada.

“Kita harus bersabar. Untuk Lebaran tahun ini ditunda dulu mudiknya. Jika ingin berkomunikasi, masyarakat bisa menggunakan telpon atau video call. Rindu sudah dapat terobati,” tandasnya.

Sementara itu, Eka Widhiarto perwakilan dari Persatuan Marga Tionghoa Indonesia Perwakilan Jateng menjelaskan, bahwa kegiatan ini dalam rangkaian Hari Imlek. Karena dalam kondisi pandemi ini komunitas Tionghoa tidak menggelar acara apapun sesuai dengan aturan dari pemerintah.

“Namun kami sepakat untuk bakti sosial yang diwujudkan dengan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, salah satunya kepada tunanetra dan orang tidak mampu di Kabupaten Kendal,” jelasnya.

Dikatakan, bantuan yang diberikan sementara ada 15 ton beras dan ribuan masker.

“Dengan pembagian bantuan, diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Kendal,” ucap Eka.

Senada diungkapkan Mahendra Kuncoro Ketua Persatuan Tunanetra di Kabupaten Kendal. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dan semua yang terlibat dalam penyaluran bantuan sembako.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami karena pada pandemi kita semua jarang bekerja. Harapannya pada bukan puasa dan mendekati lebaran bisa mendapatkan bantuan semacam ini,” ungkapnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.