Komplotan Pencuri Toko Emas Berhasil Ditangkap, Empat Di Antaranya Wanita

Pelaku dan barang bukti berhasil diamankan di Mapolrestabes Semarang untuk proses lebih lanjut Senin (19/4/2021).

 

HALO SEMARANG – Unit Resmob Polrestabes Semarang dalam kurun waktu kurang dari 24 jam berhasil mengamankan 10 komplotan pencurian emas di Toko Emas Cecak Jalan KH Wakhid Hasyim, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang yang terjadi pada Jumat (16/4/2021) sore.

Para pelaku tersebut tujuh di antaranya berasal dari Sumatera dan sisanya dari Sidoarjo. Kelompok ini dipimpin Subiantoro (44) warga Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai.

Kemudian pelaku terdiri dari empat perempuan dan enam laki-laki, dimana pelaku tersebut terdapat dua pasangan suami istri. Satu di antara empat perempuan itu, kini sedang hamil.

“Jadi memang niatnya dan sengaja datang ke Jawa Tengah (dari Sumatera) untuk melakukan kejahatan,” ungkap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat Konferesi Pers di Mapolrestabes Semarang Senin (19/4/2021).

Irwan menjelaskan, motif para pelaku ini mencari toko emas yang memiliki sedikit karyawan, kemudian para pelaku tersebut juga sudah memiliki peranya masing-masing.

Saat tiba di Semarang para pelaku langsung menuju ke kawasan Kranggan untuk memantau kondisi toko emas yang minim penjagaanya. Sembilan pelaku Suhariyanto, Supradi, Susanto, Agus Harianto, Aida Afriska, Dina Wardhani, Vina Sundari dan Nurjana langsung melakukan perannya masing-masing.

“Mereka datang berkelompok kemudian mengalihkan perhatian penjaga toko lalu mereka mencongkel sisi toko (tempat penyimpanan) emas,” jelasnya.

“Saat melakukan aksinya, mereka menutupinya dengan tas dan caranya itu dicungkil dikikis dengan pisau kemudian emasnya diambil menggunakan ini (kawat),” tambahnya.

Irwan menambahkan, dalam melakukan aksinya tersebut, para pelaku berhasil menggasak 10 kalung emas dengan nilai Rp 68 juta.

Dirinya juga mengimbau kepada pemilik toko emas untuk tetap hati-hati dan siaga terkait pencurian emas yang sudah terjadi.

Dalam kejadian ini polisi berhasil menyita barang bukti, yaitu dua unit mobil, satu set alat untuk mencuri, dan 10 kalung emas hasil pencurian.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, para pelaku dapat dijerat Pasal 363 ayat 1 ke (4) dan ke (5) KUHPidana dengan ancaman hukum 9 tahun penjara.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.