Komplotan Pencuri Mobil di Panggung Lor Berhasil Ditangkap, Dua Pelaku Ditembak

Pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolrestabes Semarang Minggu (2/5/2021).

 

HALO SEMARANG – Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang berhasil menangkap para pelaku pencurian dua mobil di Jl Kuala Mas Raya B.50-51 RT 6 RW 4, Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang pada Rabu (28/4/2021) sekira pukul 02.20 WIB.

Para pelaku ditangkap saat penggerebekan yang dipimpin oleh Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, Iptu Reza Arif Hadafi di beberapa wilayah di Jawa Timur. Dua pelaku ditembak lantaran hendak melarikan diri saat penangkapan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengungkapkan, para pelaku yang berhasil ditangkap bernama Edi Supriyanto alias Icas (46), Subekhan alias Ndeler (43) dan Sutikno alias Sutris (43) warga Jawa Timur.

Semua pelaku tersebut ditangkap di tempat yang berbeda, di antaranya Edi di Sidorjo, Subekhan di Kabupaten Situbondo, dan Sutikno yang diamankan di Lumajang.

“Satu orang lagi masih DPO (Daftar pencarian orang) bernama Adhie Noegroho atau AN warga Jawa Timur juga,” ungkap Irwan saat Konferensi Pers di Mapolrestabes Semarang, Minggu (2/5/2021) sore.

Irwan menjelaskan, dalam aksinya para pelaku berhasil mencuri mobil Honda CR-V warna putih bernomor polisi H-8274-BD dan mobil Lexus bernomor polisi H-9-EM.

“Setelah melakukan pencurian di Panggung Lor, Semarang Utara kemudian para pelaku membawa hasil curianya ke Jawa Timur dengan kesepakatan akan menjualnya selepas Lebaran nanti,” jelas Irwan.

“Namun para pelaku berhasil diamankan terlebih dulu oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang,” lanjutnya.

Dia menerangkan, pencurian bermula ketika para pelaku sebelumnya sudah melakukan pengamatan terhadap objek yang akan disasarnya.

Kemudian mereka masuk ke rumah korban dan mengambil kunci mobil yang berada di ruang tamu.

“Karena para pelaku sebelumnya termasuk residivis terhadap kasus yang sama, maka dengan mudah mereka membawa hasil curianya,” pungkasnya.

Kepada polisi dan awak media, pimpinan komplotan pencurian ini, Edi mengaku melakukan kejahatan di Semarang karena saat itu juga sedang mengantar keluarga Adhie (DPO) ke Semarang.

“Cari sasaran malam itu juga dengan keliling secara acak. Kalau ketemu (objek untuk mencuri) ya itu langsung diambil,” bebernya.

Saat ini para pelaku diamankan di Mapolrestabes Semarang untuk proses lebih lanjut. Sementara barang bukti pencurian dikembalikan oleh pemiliknya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya para pelaku dapat dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.