Kompak Pakai Kemeja Putih, Juliari Batubara dan Istri Nyoblos di Semarang

Juliari Batubara dan istri usai mencoblos di TPS 35 Kelurahan Gajahmungkur, Semarang.

 

 

HALO SEMARANG – Meski berdomisili dan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) di Jakarta, anggota DPR RI Juliari Peter Batubara memilih untuk menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019 di Kota Semarang, Kamis (17/4/2019).
Hal itu karena dia ingin melihat situasi pemilihan di wilayah daerah pemilihannya sebagai calon legislatif DPR RI dari dapil Jateng 1 (meliputi wilayah Kota Semarang, Kendal, Kabupaten Semarang, dan Salatiga).

Bersama sang istri, Grace Batubara, Juliari yang mengenakan kemeja putih, sejak pukul 09.00 sudah ikut mengantre di TPS 35 Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur Semarang. Pihak KPPS memang menyempatkan Juliari yang masih menjabat sebagai anggota Komisi VII DPR RI ini untuk mencoblos duluan tanpa antrean.

Meski begitu Juliari enggan mengambil kesempatan itu dan memilih untuk mengantre bersama warga lain.

“Kami menggunakan form A5 karena memilih untuk nyoblos di Semarang dari DPT saya di Jakarta. Sebenarnya pada Pemilu 2014 kami juga melakukan hal sama. Bedanya, tahun ini dengan pindah tempat menyalurkan hak suara, saya dan istri hanya bisa memilih calon presiden saja,” katanya usai pencoblosan.

Padahal, kata dia, pada tahun 2014 pihaknya bisa memilih anggota DPD meski menyalurkan hak pilih di TPS yabg berbeda. Namun pada Pemilu 2019 ini diakuinya banyak perubahan peraturan yang dilakukan KPU.

“Kami berharap ke depan tak banyak aturan yang berubah dalam pelaksanaan pemilu. Karena hal itu bisa membingungkan pemilih,” katanya.

Dia juga berharap warga Kota Semarang bisa menyalurkan hak suaranya. Jangan sampai angka golput tinggi, karena hak suara wajib disalurkan.

“Pilih wakil rakyat dan presiden sesuai hati nurani saja. Pesan saya jangan golput,” katanya.

Istri Juliari, Grace Batubara mengaku tak keberatan saat diajak sang suami memilih di Semarang. Meski menurutnya, dengan pindah tempat memiluh ini dia harus kehilangan hak pilih untuk DPRD, DPR dan DPD.

“Pertimbangannya karena memang ingin melihat kondisi di dapil Pak Juliari,” tandasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.