Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Kompak Bawa Istri, Jokowi dan Ganjar Tanam Vetiver di Wonogiri

Presiden Joko Widodo saat memimpin penanaman pohon di Desa Jatisari Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri, Sabtu (15/2/2020).

 

 

HALO SEMARANG – Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kompak membawa istri masing-masing saat melakukan penanaman pohon di Desa Jatisari Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri, Sabtu (15/2/2020). Sambil menyapa ribuan masyarakat yang menunggu sejak pagi, Jokowi yang datang bersama Ibu Negara, Iriana Jokowi kompak mengenakan baju putih berjalan di depan sambil menyapa masyarakat.

Sementara di belakangnya, Ganjar dan Atikoh berjalan beriringan, didampingi rombongan menteri dan jajaran Forkompimda.

Pemandangan tersebut cukup mencuri perhatian masyarakat. Tak sedikit dari mereka yang mengomentari kekompakan pasangan yang selalu menjadi idola itu.

Ribuan warga yang menunggu kedatangan Jokowi dan Ganjar langsung berebut untuk bersalaman. Ketatnya penjagaan tidak membuat warga takut untuk mendekat dan berfoto bersama.

“Pak foto dulu Pak, Pak Jokowi, Pak Ganjar foto,” teriak warga dari kejauhan.

Beberapa di antara warga yang beruntung mendapat kesempatan foto bersama dengan Jokowi. Sementara Ganjar, tak hanya melayani berfoto, dia juga mengajak masyarakat yang sibuk menanam untuk ngevlog bersama.

Dalam acara itu, Presiden Jokowi meminta masyarakat Wonogiri menyelamatkan kawasan hulu dengan giat menanam. Sebab, di Wonogiri ada waduk cukup besar bernama Waduk Gajahmungkur, yang sedimentasinya setiap tahun terus meningkat.

“Tiap tahun, sedimentasi di Waduk Gajahmungkur mencapai 3,2 juta kubik. Kalau tiap tahun solusinya hanya dikeruk, itu tidak akan pernah selesai. Cara mengatasinya ya seperti ini, tanam pohon di kawasan hulu,” kata Jokowi.

Tak hanya di Wonogiri, gerakan menanam pohon, lanjut Jokowi, harus digiatkan di seluruh wilayah di Indonesia. Semua jenis pohon boleh ditanam, namun dirinya mengusulkan agar di lokasi rawan longsor ditanami tumbuhan akar wangi atau vetiver.

“Ini yang paling penting ditanam di kawasan hulu, lokasi rawan longsor, tebing curam. Namanya vetiver atau akar wangi. Pohon ini, dalam waktu 3-4 tahun akarnya bisa mencapai 5 meter. Itu bagus untuk mengikat tanah,” tegasnya.

Gubernur Jawa Barat, lanjut Jokowi sudah meminta bantuan pohon vetiver ke pemerintah pusat sebanyak 50 juta pohon. Untuk itu, Jokowi menawarkan kepada Ganjar apakah mau meminta hal yang sama atau tidak.

“Tapi kalau pak Ganjar mau buat sendiri, itu lebih baik,” pungkasnya.

Ganjar sendiri langsung menyatakan siap untuk memberdayakan vetiver di Jawa Tengah. Di beberapa lokasi menurut dia, budi daya bibit-bibit vetiver sudah dilakukan.

“Kami akan buat lebih banyak lagi bibit vetiver di Jawa Tengah,” kata dia.

Selain pembibitan, penanaman vetiver di Jawa Tengah lanjut Ganjar juga sudah digalakkan. Di beberapa lokasi rawan longsor seperti Banjarnegara dan lainnya, penanaman vetiver sudah dilakukan.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang