Komitmen Sama, Mensos dan Wali Kota Semarang Optimistis BST Tersalurkan Sehari Sebelum Idul Fitri

Menteri Sosial RI, Juliari Batubara dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meninjau penyaluran BST di Kantor Pos Regional IV, Sisingamangaraja, Semarang Selatan, Kamis (21/5/2020).

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Menteri Sosial Juliari Batubara memiliki komitmen sama, agar penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Kota Semarang bisa selesai tersalurkan sebelum Idul Fitri 1441 Hijriah, atau Sabtu (23/5/2020).

Hal itu terungkap ketika Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara meninjau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Regional IV, Sisingamangaraja, Semarang Selatan, Kamis (21/5/2020).

Jumlah penerima BST di Kota Semarang sendiri total 114.000 keluarga, setelah sebelumnya disebutkan, ada 94.000 keluarga.

Ditegaskan Mensos RI, Juliari Batubara, Bantuan Sosial Tunai itu untuk melengkapi warga yang belum tercover bantuan lain dari pemerintah, dalam penanganan pandemi Covid-19.

Meskipun diakui tidak mudah menyalurkan bantuan dengan waktu yang relatife singkat, apalagi dengan harus mengontrol agar bantuan tepat sasaran dan tidak ganda.

Namun Mensos RI tersebut meyakinkan, semua bantauan akan dapat diterima warga yang berhak sebelum Lebaran.

“Sejauh ini karena kami punya target cukup tinggi, sekitar 8 juta keluarga di Indonesia sampai hari Sabtu harus tersalurkan. Mungkin sekarang ini progresnya sudah mendekati 5 juta keluarga, jadi harus kerja keras lah,” ungkap Juliari.

“Jumlah penerima bantuan di Kota Semarang ada sekitar 114.000 keluarga, dalam waktu 1-2 hari akan selesai. Karena kerja sama kami dengan Pemerintah Kota Semarang juga sangat baik, jadi kami yakin,” lanjutnya.

Komitmen sama disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Dirinya menekankan akan terus berupaya agar semua warga yang telah terdata mendapat bantuan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah hari ini sudah bisa kita realisasikan, meski belum bisa serentak seluruhnya. Tetapi Insya-Allah kami akan berupaya siap bekerja agar semua satu hari sebelum hari raya Idul Fitri sudah terbagi,” tegas Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut.

“Kami tahu bantuan ini jumlahnya belum memenuhi semua kebutuhan masyarakat. Tetapi pemerintah tetap berupaya membantu karena itu tanggung jawab kami,” tandasnya.

Di sisi lain, Hendi menyampaikan jika data positif Covid-19 terbaru di Kota Semarang tercatat sebanyak 57 orang. Di mana meski tren pasien positif Covid-19 melandai, namun masyarakat diminta untuk tetap waspada.

“Saya melihat bahwa sepekan terakhir ini jalan-jalan, pasar, juga mal cenderung ada peningkatkan keramaian. Untuk itu, saya minta kepada masyarakat tetap bisa menunda aktivitas yang tidak mendesak, dan melakukan evaluasi terkait PKM,” pintanya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.