Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Komisi C DPRD Kota Semarang Berharap Lelang Pekerjaan Infrastruktur Bisa Dimulai Awal Tahun

Rukiyanto, Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang.

 

HALO SEMARANG – Komisi C DPRD Kota Semarang berharap, seluruh pekerjaan pembangunan yang berkaitan dengan infrastruktur di tahun 2020, lelang pekerjaannya bisa dilakukan awal tahun.

Hal itu untuk menghindari ada pekerjaan yang molor penyelesaiannya, atau tak bisa selesai sesuai target waktu pelaksanaan. Rukiyanto, Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang mengatakan, proses lelang yang dilakukan awal tahun, akan mempercepat proses pekerjaan. Khususnya untuk pekerjaan besar, yang membutuhkan proses pekerjaan yang agak lama.

“Kami harapkan jika bisa dilelang awal tahun, bulan Februari atau Maret pekerjaan bisa dimulai. Sehingga selesainya tak mepet di akhir tahun semua,” katanya, belum lama ini.

Dinas teknis terkait, juga diminta segera menyelesaikan dokumen lelang, sehingga bisa segera diserahkan ke Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Semarang.

Dengan kelengkapan dokumen, maka lelang pekerjaan bisa segera dilaksanakan. “Kami berharap lelang bisa dilaksanakan awal tahun. Agar tak ada lagi masalah keterlambatan pembangunan, dan tak selesainya membangun seperti tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya.

Sebagai informasi, APBD Kota Semarang tahun 2020 telah disahkan oleh DPRD Kota Semarang sebesar Rp 5,256 triliun.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah bersiap menggunakan anggaran tersebut untuk meningkatkan pembangunan di berbagai sektor, salah satunya peningkatan infrastruktur untuk mendukung pariwisata dan investasi di Kota Semarang.

Satu di antara program peningkatan infrastruktur yang akan dilakukan pada 2020 mendatang, yakni peningkatan Jalan Sriwijaya.

Anggaran sekitar Rp 10 miliar disiapkan untuk proyek tersebut. Diharapkan, infrastruktur yang tertata di Jalan Sriwijaya dapat menarik para investor untuk mengembangkan eks-Wonderia dan wilayah sekitar.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi juga berencana mengembangkan infrastruktur di daerah timur. Menurutnya, penyelesaian persoalan rob dan banjir di daerah timur sudah mulai dilakukan pada 2019.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan peningkatan infrastruktur yang lain, semisal, perbaikan jalan rusak, trotoar, penerangan jalan umuk (PJU) dan sebagainya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang