Komisi B Tinjau Perkembangan Pembangunan SPAM Semarang Barat

Jajaran Komisi B DPRD Kota Semarang saat meninjau proses pembangunan SPAM Semarang Barat, Kamis (7/1/2021).

 

HALO SEMARANG – Komisi B DPRD Kota Semarang kembali melakukan kunjungan lapangan. Kali ini komisi yang membidangi masalah perekonomian ini mengunjungi waduk Jatibarang dan proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat, Kamis (7/1/2021).

Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Susilo ini diikuti segenap anggota komisi.

Kunjungan ini diawali dengan melihat sumber air baku SPAM Semarang Barat yakni waduk Jatibarang. Waduk yang berada di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati tersebut dinilai mampu menyuplai kebutuhan air baku yang mencapai 1.050 liter perdetik untuk diolah menjadi air bersih.

“Pihak pengelola waduk sudah membuat neraca air, sehingga mampu menyuplai kebutuhan air SPAM Semarang Barat,” ujar Dirut PDAM Kota Semarang, Yudi Indarto yang mendampingi kunjungan Komisi B DPRD Kota Semarang ini.

Pihaknya optimistis proyek secara keseluruhan akan selesai pada Mei 2021.

“Pada bulan Mei juga akan dilakukan uji coba operasional SPAM Semarang Barat, termasuk soal distribusi ke pelanggan,” katanya.

Saat ini PDAM sudah memetakan mana daerah yang belum ada aliran air atau sudah ada pipa distribusi, namun aliran airnya tidak maksimal.

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Susilo mengaku senang dengan progres pembangunan SPAM Semarang Barat. Berdasarkan laporan dari pelaksana proyek, saat ini sudah mencapai 88 persen dari target 77 pada akhir tahun 2020 lalu.

Bangunan utama berupa instalasi pengolahan air juga sudah hampir selesai dibangun.

“Kita tinggal tunggu 12 persen lagi, masih ada waktu empat bulan hingga Mei mendatang, jadi kami optimistis bisa selesai tepat waktu,” katanya.

SPAM Semarang Barat ini menurut Joko Susilo sangat dibutuhkan warga, setidaknya di empat kecamatan yakni Ngaliyan, Tugu, Semarang Barat, dan Mijen.

Selama ini pelanggan PDAM di empat kecamatan tersebut kurang maksimal memperoleh distribusi air bersih dari PDAM. Bahkan tidak jarang aliran airnya mati, sehingga banyak keluhan yang disampaikan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan selesainya SPAM Semarang Barat ini aliran air ke pelanggan semakin lancar dan mereka yang belum menjadi pelanggan PDAM bisa mendaftar,” kata Joko Susilo.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Johan Rifai menilai, progres pembangunan SPAM Semarang Barat sudah bagus. Hanya saja pihaknya minta agar saat nanti beroperasi kualitas airnya bisa terjaga.

“Saya melihat SPAM Semarang Barat sudah dilaksanakan dengan baik, namun harus diperhatikan adalah produksi airnya karena disalurkan ke pelanggan,” katanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.