Komisi A Berharap Kampung Tematik Dikelola dengan Baik

Ketua Komisi A DPRD Kota Semarang, Fajar Rinawan S bersama segenap anggota komisi saat berada di kampung tematik sawah Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen.

 

HALO SEMARANG – Komisi A DPRD Kota Semarang kembali melakukan kunjungan ke lapangan ke beberapa kampung tematik di Kota Semarang, Rabu (18/12/2019). Salah satu yang menjadi sasaran kunjungan komisi yang membidangi masalah hukum dan pemerintahan ini adalah kampung tematik sawah yang berada di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen.

Kampung tematik yang dibangun tahun 2018 lalu itu, sempat viral di media sosial.

Hal ini tidak lepas dari sejumlah spot selfi yang cukup menarik dengan latar belakang Gunung Ungaran dan persawahan. Seiring dengan perjalanan waktu, kampung tematik yang diresmikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akhir tahun 2018 ini semakin kurang terurus dan membutuhkan banyak sentuhan agar semakin menarik kunjungan wisatawan.
Ketua Komisi A DPRD Kota Semarang, Fajar Rinawan S mengatakan, potensi alam yang dimiliki kampung tematik sawah ini cukup menarik.

“Bagi generasi mileneal, sawah merupakan tempat yang cukup langka, apalagi bagi anak muda yang tinggal di perkotaan tentu pemandangan sawah dan gunung masih cukup menarik,” katanya.

Melihat potensi yang cukup besar ini, Fajar Rinawan berharap agar pihak kecamatan bersama kelurahan terus melakukan pembenahan sehingga kampung tematik ini tetap menarik. Dikatakan, penataan lingkungan sekitarnya sangat perlu dilakukan. Apalagi lahan yang tersedia cukup luas dan statusnya milik pemkot sehingga lebih mudah dikembangkan.

“Tinggal bagaimana pengelola kampung tematik sawah ini mengemasnya menjadi lebih baik,” ujar Fajar Rinawan didampingi wakilnya Sodri.

Komisi A, lanjutnya, berharap kampung tematik yang ada di Kota Semarang dikelola dengan baik. Sehingga bisa menjadi potensi wisata yang diminati wisatawan. Pihaknya juga siap mensupport setiap usulan yang disampaikan oleh Kecamatan Mijen guna melakukan pembenahan kampung tematik agar menjadi lebih baik lagi.

Komisi A juga akan memastikan untuk tahun anggaran 2020 Kecamatan Mijen kembali mendapat alokasi anggaran untuk kampung tematik sebanyak tiga titik.

“Jadi kunjungan kali ini selain memantau kampung tematik yang dianggarkan pada tahun 2018, juga untuk memastikan program tahun 2020 nanti,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Sementara itu Camat Mijen, Agus Junaidi di sela-sela kunjungan mengatakan, Mijen memiliki sejumlah potensi yang dikembangkan melalui program kampung tematik. Mulai kampung sawah, kampung jamu, kampong pandai besi, hingga potensi pertanian dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Tentu akan kami kembangkan sesuai dengan potensi kelurahan,” katanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.