in

Kolaborasi dengan Gerai Koperasi dan Usaha Mikro Kecamatan Banyumanik, Marimas Beri Resep Wirausaha

CEO PT Marimas Putera Kencana, Harjanto Kusuma Halim saat memberikan sambutan dalam acara kolaborasi dengan GKS Kecamatan Banyumanik, Selasa (25/5/2021).

 

HALO BISNIS – PT Marimas Putera Kencana terus bersinergi dengan melakukan kolaborasi dengan paguyuban pelaku UMKM yang tergabung dalam Gerakan Integrasi Koperasi dan Usaha Mikro (Gerai Kopi and Mi) GKS Kecamatan Banyumanik.

CEO PT Marimas Putera Kencana, Harjanto Kusuma Halim mengatakan, bisa bersinergi dengan Gerai Kopi dan Mi karena memiliki banyak outlet, yang kebetulan usahanya kuliner. Sehingga bisa bersinergi dengan produk-produk Marimas, dan sekaligus dengan pemberian pelatihan terkait kewirausahaan kepada mereka.

“Mereka juga bisa melakukan kunjungan ke pabrik kami, untuk mengenalkan produk apa saja. Mereka punya outletnya, kami punya produknya,” katanya, usai acara launching kolaborasi di Aula Marifood Kawasan Industri Candi Jalan Gatot Subroto, Selasa (25/5/2021).

Halim juga menambahkan, sebenarnya pola usaha mikro perlu diatur sedemikian rupa, agar tampilannya lebih menarik.

“Biasanya, usaha mikro ini belum rapi menatanya, sehingga kami akan memberikan kiat-kiat untuk usaha agar menjadi berkembang,” imbuhnya.

Nanti, kata Halim, mereka bisa menjual produk Marimas di tempat usahanya, atau bisa mengolah sendiri di warungnya untuk menambah nilai tambah produk.

“Kami akan memberikan resep-resep jenis kopi produk kami untuk bisa diolah sendiri agar memiliki nilai tambah. Itu penting, selain kami berikan kiat-kiat agar usaha mereka berkembang,” jelasnya.

Budiharjo, Ketua Gerai Kopi and Mi GKS Kecamatan Banyumanik mengatakan, saat ini tercatat ada sekitar 1.000 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Banyumanik. Adapun jenis usahanya ada berbagai macam, mulai kuliner, batik, dan jasa.

“Harapan dengan adanya kolaborasi, ada penataan di outlet kami, pendampingan dan cara berjualan seperti apa. Usaha kami ada warung angkringan, burjo, dan lainnya,” harapnya.

Dia berharap, nantinya pelatihan dari Marimas, baik dari sisi pembukuan usaha secara sederhana dan pemasarannya, hingga tampilan tempat usaha.

“Sebenarnya ada sekitar 5.000 UMKM yang di wilayah Kecamatan Banyumanik. Namun yang sudah terdaftar ada sekitar 1.000 UMKm dari sebanyak 11 kelurahan di Kecamatan Banyumanik,” pungkasnya.(HS)

Share This

Atas Saran Anggota KPK, Gubernur Gorontalo Belajar Soal Pengadaan Barang dan Jasa Kepada Ganjar

Yoyok Sukawi Ajak Emak-emak Tanamkan 4 Pilar ke Anak