in

Kodim Kendal Gelar Binkomsos Bersama Wartawan dan FKPPI

Acara Binkomsos di Makodim Kendal, Jumat (7/5/2021).

 

HALO KENDAL – Komando Distrik Militer (Kodim) 0715/Kendal, menggelar Pembinaan Komunikasi Sosial (Binkomsos) dengan tema, Cegah Tangkal Radikalisme Separatisme, Jumat (7/5/2021).

Acara yang digelar di Aula Makodim 0715/Kendal, diikuti para jurnalis yang bekerja di wilayah Kabupaten Kendal; Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKKPI) dan Tokoh Masyarakat.

Kepala staf Kodim 0715/Kendal, Mayor Inf Sukamto dalam sambutannya mengungkapkan harapan, melalui kegiatan ini dapat terjalin komunikasi yang sehat dan yang harmonis bersama Kodim Kendal.

“Semoga dengan kegiatan ini, bisa meningkatkan tali silaturahmi, antara Kodim Kendal dengan komponen masyarakat, dalam rangka mewuijudkan cegah tangkal radikalisme separatisme,” ungkapnya.

Sukamto menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman komunikasi sosial, dalam mendukung tugas pokok TNI.

“Khususnya dalam pelaksanaan pembinaan teritorial. Melalui kemanunggalan TNI dan rakyat, kita wujudkan cegah tangkal radikalisme,” tandas Kasdim 0715/Kendal.

Sukamto menambahkan, perbedaan menjadi tiang penyangga dalam persatuan dan kesatuan. Sehingga bukan menjadi masalah yang harus diperdebatkan dalam bingkai NKRI.

“Perbedaan adalah modal dasar, dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia seutuhnya,” imbuh Kasdim.

Ia pun mengajak peserta yang hadir, untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu yang mengadu domba di media sosial, yang bertujuan memecah belah persatuan dan mengganggu kondusifitas keamanan daerah.

“Jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar di media. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa menumbuhkan semangat untuk bersama-sama membina wilayah kita,” pungkas Sukamto.

Acara kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan ditutup dengan buka puasa bersama.(HS)

Share This

Satpol PP Kota Semarang Akan Awasi Protokol Kesehatan Kegiatan Tilik Kubur Idul Fitri

13 ABK Kapal Asing Positif, Ganjar: Langkah Penanganan Sudah Dilakukan, Kita Masih Tunggu Hasil Tes Genome